This is featured post 1 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
This is featured post 2 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
Wednesday, May 21, 2014
Windows Key
Posted by Unknown
6:09 AM, under | No comments
Selamat siang gan, kali ini saya akan
berbagi tentang fungsi-fungsi kombinasi tombol windows yang ada di
keyboar anda pada windows 8 release preview. Mungkin ada beberapa
kombinasi yang sama dengan versi-versi windows sebelumnya, namun tidak
menjadi masalah karena setidaknya ini menjadi kan pengetahuan kita
bertambah dan semakin kuat akan kombinasi tombol windows. Berikut ini
saya cantumkan fungsi-fungsi kombinasi tombol windows tersebut. Lets get
the guides guys... :)
WinKey (tombol windows) + 1 , winkey + 2, dst
Kombinasi tombol ini berfungsi
untuk mengganti atau menampilkan aplikasi-aplikasi yang sedan anda
jalankan. Misalnya anda sedang menjalankan aplikasi browser, winamp, dan
windows explorer, dan posisi saat ini anda sedang berada pada aplikasi
browser. Jika anda ingin pindah ke aplikasi winamp atau windows explorer
yang sedang anda jalankan, cukup dengan menekan tombol tersebut dan
akan berganti lah jendela aplikasi yang anda gunakan. Intinya kombinasi
tombol ini mempermudah user untuk berpindah pada setiap aplikasi yang
dijalankan.
WinKey
Bila hanya menekan tombol
windows saja tanpa mengkombinasikannya dengan tombol lain, tentu semua
sudah tau bahwa yang keluar adalah menu start. Namun menu start pada
windows 8 release ini berbeda dengan windows-windows sebelumnya karena
lebih mengekedepankan metro style yaitu tampilan menu beserta icon-icon
pilihan didalam menu tersebut.
WinKey + B
ini berfungsi untuk beralih ke
notification area, hanya dengan menggunakan keyboard dan tanpa harus
menggerak kan mouse anda, anda sudah bisa melihat dan memilih tray icon
yang ada di notification area (terletak di bagian paling bawah sebelah
kanan).
Winkey + C
Menampilkan layar menu side bar
atau menu yang ada di sebelah kanan windows 8, juga menampilkan tanggal
dan waktu. Jika anda belum mengetahui seperti apa bentuk menunya
silahkan baca kembali postingan saya tentang Tampilan Menarik Windows 8 release Preview.
Winkey + D
Saat anda sedang membuka sebuah
aplikasi, maka jika anda menekan kombinasi ini jendela-jendela aplikasi
tersebut akan terminimize secara otomatis atau tersimpan di taskbar
windows.
Winkey + E
Kalau yang ini tentunya semua pengguna windows sudah tau, yaitu untuk membuka windows explorer pada komputer anda.
Winkey + F
Berfungsi untuk membuka kolom search (pencarian) atau biasa disebut juga dengan kolom find.
Winkey +H
Kombinasi ini mempermudah user membuka jendela share atau pembagian file .
Winkey + I
Membuka
layar setingan yang biasanya terdapat pada side bar. Pada layar atau
jendela ini terdapat menu control panel, personalization, Pc Info, dsb.
Winkey + K
Menampilkan
layar koneksi anda, yaitu apabila anda ingin berbagi layar misalnya
jika ingin menggunakan Infocus atau projector, anda bisa mensetting
layarnya pada menu ini.
winkey + L
Untuk
mengunci layar anda. Biasa ini dilakukan apabila seseorang sedang tidak
melanjutkan aktifitasnya di komputer dan mengembalikannya ke tampilan
user login atas dasar keamanan data.
Winkey + M
Fungsinya sama seperti kombinasi tombol Winkey + D, yaitu meminimize jendela aplikasi yang sedang berjalan.
Winkey + P
Juga
hampir sama dengan tombol winkey + K , namun perbedaaan nya dengan
menekan tombol ini anda bisa langsung memilih koneksi tampilan yang anda
inginkan misalnya hanya tampil pada infokus saja, atau bisa tampil di
kedua layar yaitu di layar infocus dan monitor pc atau laptop anda.
Winkey + Q
Untuk
mencari aplikasih yang ingin anda jalankan, tentunya aplikasi yang
sudah terinstal pada komputer anda. Misalnya ingin mencari mozilla
firefox.
Winkey + R
untuk menampilkan kolom Run yang biasanya terletak pada start menu di versi windows-windows sebelumnya.
Winkey + U
Menampilkan jendela action center yang berisi tentang pengaturan visual, keyboard, mouse pada komputer anda serta hal lainnya.
Winkey + X
Menampilkan pilihan menu-menu penting misalnya device manager, task manager, start, control panel, disk manajemen, dsb.
Winkey +Z
Pada menu start akan memunculkan taskbar applicaton, namun jika anda menekan nya pada desktop maka tidak akan berdampak apapun.
Winkey + ENTER
Memunculkan menu narator yang berisi pengaturan navigasi, suara, dsb.
Winkey + TAB
Juga bisa berfungsi untuk meukar (switcer) aplikasi yang anda jalankan
Winkey + sHIFT + TAB
hampir sama dengan kombinasi sebelumnya namun yang berbeda pada kombinasi tombol ini switcher ditampilkan secara terbalik
Itu lah beberapa fungsi dari
kombinasi tombol windows pada windows 8 release preview . Semoga
bermanfaat buat agan-agan sekalaian, dan apabila ada kekurangan silahkan
memberikan kritik dan saran nya gan. :)) See u in the next Post
Wednesday, October 9, 2013
Cara Buat Program Portebel Cendiri
Posted by Unknown
10:53 PM, under | No comments
Yuk buat sendiri program portable, Program portable biasanya saya
simpan di usb flashdisk, kegunaan program yang telah dibuat portable
ini, kita ngga perlu menginstall di setiap komputer yang akan kita
jalankan programnya, karena file2nya telah di paket bersama didalam satu
file eksekusi, untuk ini saya akan menggunakan program gratisan dari upx, dan aplikasi yang akan saya buat menjadi portable ialah ccleaner yg dapat di download disini. Yuk Mulai…, Langkah2nya:
4.
Sesudah selesai proses instalasi aplikasi ccleanernya. lalu jalankan
aplikasi UPX, klik 2x nama file “UPXALL Windows.bat” dan jendela cmd
akan terbuka, masukkan lokasi file ccleaner tadi yang telah kita
install, dalam hal ini di “C:\Program files\ccleaner\ccleaner.exe”
kedalam jendela UPX tadi, atau tarik ajah file ccleaner.exe tadi dan
letakkan di jendela UPX. lalu tekan Enter, kemudian pilihlah opsinya,
dalam hal ini saya memilih opsi yang pertama, tekan enter 2x dan
selesailah proses pembuatan aplikasi portable kita. file ccleaner.exe
tadi bisa dijalankan di usb flashdisk tanpa harus menginstallnya.
Selamat mencoba.

Cara lain yaitu dengan memakai perangkat lunak yang bernama VMware ThinApp
VMware ThinApp atau dikenal juga dengan nama Thinstall dapat membuat perangkat lunak / program kita menjadi portabel, portabel artinya kita tidak perlu menginstall lagi program tersebut dikomputer sebelum kita dapat menjalankannya, cukup dengan mengeksekusi filenya ( file .exe tunggal ) dan otomatis sudah dapat kita pakai tanpa capek2 lagi menginstallnya terlebih dahulu di komputer.

Yang perlu disiapkan:

Adapun aplikasi gratisan yang pernah saya coba yaitu Cameyo, berikut cara membuat program / software menjadi portabel dengan memakai perangkat lunak yang bernama Cameyo:
- Download UPX (Ultimate Packer for eXecutables) Disini
- Download ccleaner installernya Disini
- Extrack lah program UPX tadi, misalkan kita simpan di direktory C:\Download, untuk ccleanernya silahkan di install seperti biasa, baik di mesin sendiri ataupun di mesin virtual machine kesukaan kita.
Cara lain yaitu dengan memakai perangkat lunak yang bernama VMware ThinApp
VMware ThinApp atau dikenal juga dengan nama Thinstall dapat membuat perangkat lunak / program kita menjadi portabel, portabel artinya kita tidak perlu menginstall lagi program tersebut dikomputer sebelum kita dapat menjalankannya, cukup dengan mengeksekusi filenya ( file .exe tunggal ) dan otomatis sudah dapat kita pakai tanpa capek2 lagi menginstallnya terlebih dahulu di komputer.
Yang perlu disiapkan:
- Sebuah mesin virtual dengan os windows XP atau Vista ( dianjurkan memakai windows XP ), mesin virtual disini bisa dipakai microsoft virual pc ataupun virtualbox ( Sun Virtualbox ).
- VMware Thinapp (Thinstall)
- Installah Windows XP di Virtual Machine yang telah kita buat.
- Install VMware Thinapp (Thinstall).
- Jalankan “Setup Capture”.
- Sekarang install program yang akan kita buat menjadi portable seperti biasa, jikalau diperlukan booting ulang, tidak mengapa, boot ulang untuk melanjutkan proses penginstallan.
- Jalankan kembali program VMware Thinapp tadi ( mungkin sudah terbuka ), klik next. kita akan ditunjukkan opsi2 seperti metode kompresi dan apakah akan disimpan ke usb flashdisk atau network, pilih sesuai keinginan.
- Setelah selesai tinggal kita klik tombol “Build now” untuk membuat program menjadi portabel. Klik tombol “Browse Project” untuk melihat hasilnya, tinggal copy file .exe tadi ke flashdisk, dan jalankan sebagai program portable. ( di direktory “BIN” ).
Adapun aplikasi gratisan yang pernah saya coba yaitu Cameyo, berikut cara membuat program / software menjadi portabel dengan memakai perangkat lunak yang bernama Cameyo:
- Download / unduh sofwer Cameyo kemudian install lah.
- Jalankan program Cameyo kemudian klik “Capture software installations”
- Kemudian install lah program yang akan kita buat menjadi portabel ( Seperti browser Opera, dll).
- Setelah proses peng-installan program selesai ( Seperti browser Opera, dll, jika diperlukaan re-boot, boot ulang seperti biasa), kemudian klik tombol “Install Done”.
- Cameyo akan mulai membuat program anda menjadi portabel, dan siap di masukkan ke flashdisk.
Membuat Startup Aplikasi Otomatis Terbuka saat Komputer baru di nyalakan
Posted by Unknown
10:45 PM, under | No comments
Membuat Startup Aplikasi Otomatis Terbuka saat Komputer baru di nyalakan
Teknik ini sering kali dingunakan pada virus agar program dapat berjalan secara automatis ketika windows pertama kali muncul pada saat di restart atau pun memulai menghidupkan computer . maka karena itu saya akan memberikan tips dan trick agar program yang kamu inginkan dapat berjalan ketika memulai windows. Ada 2 cara untuk membuat program startup dalam windows cara pertama meletak shortcut program tersebut dalam suatu folder startup dan cara kedua membuat string pada registry pada windows.Cara pertama
Cara ini begitu mudah untuk di praktik kan karena hanya meletak kan shortcut program tersebut pada folder startup yang sering teman liat di allprogram start menu , kamu dapat membuka folder tersebut dengan cara klik kanan lalu Open.
Lalu setelah itu akan muncul sebuah folder yang berlokasi C:\Users\imaginator\AppData\Roaming\Microsoft\Windows\Start Menu\Programs\Startup
, lalu kamu letak kan shortcut program tersebut dalam folder tersebut
contoh yang saya gunakan adalah software pemutar musik AIMP.
Nb : oya teman file yang berlokasi imaginator tersebut adalah nama PC teman jadi lokasi sesuai kan dengan lokasi PC teman.
Nah sekarang coba kamu restart atau log off PC kamu .
Cara Kedua
Cara ini perlu mengotak ngatik registri pada windows . hal ini sangat bermanfaat bagi teman yang ingin program berjalan secara misterius tanpa menampilkannya pada startup pada startmenu, berikut ini adalah langkah –langkah nya :buka menu run dengan cara tekan tombol win key + R pada keyboard atau kamu bisa menggunakan cara lain sesuai pengetahuan kamu, lalu teman ketika regedit pada menu run tersebut lalu enter.
maka akan muncul window baru yaitu registry editor lalu temukan key seperti berikut
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
lalu cari halaman kosong pada isi dari key diatas dan klik kanan pilih new > string Value untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut.
jika sudah beri nama string Value yang baru kamu buat tadi sesuai dengan nama aplikasi yang ingin kamu jalankan. Setelah itu klik dua kali pada string Value yang baru kamu buat dan isi value data dengan alamat tempat aplikasi yang ingin di jalankan dan biasanya berformat exe sebagai contoh : saya berikan program Aimp yaitu program pemain music yang berlokasi C:\Program Files\AIMP3\Aimp3.exe seperti gambar berikut :
Setelah semua tahap diselesaikan maka tinggal menjalankan nya agar trick berjalan dengan baik maka teman merestart PC teman terlebih dahulu setelah itu lihat hasil nya maka program tersebut akan berjalan secara automatis ketika windows pertama kali muncul.
Nah, sampai disini saja trick dan tips windows mungkin di lain waktu mungkin saya akan memposting trick yang menarik lagi di lain waktu . terima kasih
Membuat Program Pascal/Dasar-Dasar Pemrograman
Posted by Unknown
10:44 PM, under | No comments
Ayo Membuat Program Pascal/Dasar-Dasar Pemrograman
Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Pada halaman ini, akan dipelajari mengenai konsep-konsep dasar yang berkaitan dengan pembuatan program, yaitu:- Variabel
- Tipe Data Sederhana
- Masukan dan Keluaran (Input dan Output)
- Operator:
- Operator Akhir Program (End of Program Operator)
- Operator Akhir Instruksi (End of Statement Operator)
- Operator Pengisian Nilai (Assignment Operator)
- Operator Aritmatika (Arithmetic Operator)
- Komentar
Apa Itu Program Komputer?
Program Komputer merupakan sekumpulan instruksi/perintah yang diberikan oleh programmer kepada mesin komputer. Agar instruksi tersebut dimengerti oleh komputer, maka instruksi tersebut harus dalam bentuk bahasa yang komputer mengerti.Ada banyak bahasa pemrograman di dalam dunia ilmu komputer. Salah satu bahasa program komputer yang terkenal adalah bahasa Pascal. Pencipta bahasa Pascal, Prof. Niklaus Wirth, menciptakan bahasa Pascal ini dengan tujuan untuk mengajarkan pemrograman secara terstruktur kepada para mahasiswanya.
Program Kosong
Program Kosong adalah program yang paling sederhana, karena tidak melakukan apa pun. Dalam bahasa Pascal, program kosong dibuat dengan cara:begin end.Penjelasan: (tanda // slash ganda artinya adalah komentar/keterangan)
begin // instruksi untuk mengawali program Pascal end. // instruksi untuk mengakhiri program Pascal diikuti Operator Akhir Program
| Tambahan Informasi/Catatan: Bagi pembaca yang sama sekali belum pernah membuat program Pascal dengan bantuan FPC, bisa melihat Lampiran A untuk panduan pemakaian FPC |
Program Halo
Program komputer perlu untuk berinteraksi dengan pengguna komputer (user), interaksi yang paling sederhana adalah, komputer mencetak sesuatu di layar sehingga pengguna bisa melihatnya. Untuk membuat hal tersebut, cobalah program ini:begin
writeln('Halo Pembaca');
end.
Penjelasan:begin
writeln('Halo Pembaca'); // instruksi untuk mencetak & parameter teks yang akan dicetak
end.
Setelah program tersebut dijalankan, maka komputer akan mencetak kata Halo Pembaca di layar. Ada sebuah instruksi baru di sini, yaitu instruksi writeln yang gunanya untuk mencetak lalu menambahkan Enter/baris baru (write and add new line, writeln berasal dari write + ln, ln merupakan singkatan dari line). Instruksi writeln ini disertai dengan parameter teks Halo Pembaca yang harus diapit oleh tanda petik tunggal (').| Kesalahan yang sering terjadi: Setiap instruksi dalam bahasa Pascal, harus diakhiri dengan Operator Akhir Instruksi yaitu tanda titik koma (;) |
Komentar
Komentar adalah teks tambahan yang ditambahkan ke dalam program dan tidak akan dikerjakan oleh komputer, dengan tujuan:- Menjelaskan arti suatu perintah/blok perintah, sehingga memudahkan orang lain untuk memahami apa kegunaan perintah tersebut
- Memberi tanda pada bagian perintah/blok perintah tertentu yang sengaja dilompati atau akan diganti/direvisi pada versi perubahan berikutnya
- Mengingatkan diri sendiri supaya tidak lupa, sehingga memudahkan untuk memahami ulang perintah tersebut, apabila pada suatu waktu di masa mendatang membaca ulang perintah tersebut
- Komentar 1 Baris (single line comment), yaitu komentar yang hanya berlaku dalam 1 baris perintah saja, dimulai dari tanda // (slash ganda) sampai ke akhir baris
- Komentar Banyak Baris (multiple line comment), yaitu komentar yang berlaku dalam banyak baris, dimulai dari tanda { (kurung kurawal buka) sampai tanda } (kurung kurawal tutup)
// ini adalah single line comment begin // ini juga single line comment end.
{ ini adalah multiple line comment
semua teks yang ada di antara kurung kurawal buka
dan kurung kurawal tutup ini akan diabaikan
oleh komputer }
begin
end.
Variabel
Variabel adalah suatu lokasi/tempat di dalam memori komputer yang bisa dipakai untuk menyimpan nilai. Variabel ini melambangkan atau merepresentasikan data.Nilai dari sebuah variabel dapat dimasukkan oleh pengguna melalui deklarasi di program ataupun pemasukan (input) di dalam program.
Untuk setiap data yang berbeda, dibutuhkan variabel yang berbeda pula. Variabel dibedakan dengan cara diberikan nama yang berbeda. Contohnya, apabila terdapat data "panjang", "lebar", dan "tinggi", maka dapat dipakai variabel "p", "l", dan "t" untuk melambangkannya.
Tipe data dari sebuah variabel harus dideklarasikan di awal program. Beberapa contoh tipe data untuk menampung angka adalah
byte, integer, word, dan real. Dalam program Pascal, kita dapat melakukan operasi matematika seperti tambah, kurang, kali, dan bagi.Contoh program:
var
p,l,t,v:integer;
begin
writeln('Masukkan nilai panjang');
readln(p);
writeln('Masukkan nilai lebar');
readln(l);
writeln('Masukkan nilai tinggi');
readln(t);
v := p * l * t;
writeln(v);
readln;
end.
Penjelasan:var
p,l,t,v:integer; // Deklarasi variabel dengan semua variabel bertipe integer
begin
writeln('Masukkan nilai panjang');
readln(p); // Input nilai p
writeln('Masukkan nilai lebar');
readln(l); // Input nilai l
writeln('Masukkan nilai tinggi');
readln(t); // Input nilai t
v := p * l * t; // Operasi matematika : v = p kali l kali t
writeln(v); // Tampilkan nilai v
readln; // Supaya pembaca dapat membaca nilai v sebelum program otomatis keluar
end.
[tampilkan]
Langkah-Langkah Membuat Program Secara Teori Dasar
Posted by Unknown
10:43 PM, under | No comments
Langkah-Langkah Membuat Program Secara Teori Dasar
Posted by sumber bunga dayen syarif
1 Vote
Merancang sebuah program tentunya tidak mudah, perlu adanya beberapa tahap pembuatan progam yang baik dan benar. Program disusun dengan beberapa algoritma yang di implementasikan ke dalam bahasa pemograman. Sedangkan orang yang profesinya membuat program disebut dengan programmer. Programmer dekat dengan system analyst, system analyst adalah profesi diatas seorang progammer , biasanya system analyst adalah senior programmer yang sudah banyak memakan asam garam dunia programming.
Program memang sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat IT. karena segala sesuatu yang dilakukan di dalam IT pastilah memerlukan program. Program yang paling sederhana sekalipun setidaknya memiliki 3 bagian:
- Input – Masukan data.
- Proses – pemrosesan input.
- Output – keluaran program, kebutuhan yang kita harapkan.
Selain pemrograman hal yang utama harus dilakukan adalah merencanakan langkah-langkah yang harus diambil dalam menyelesaikan masalah. Karena dengan mengetahui masalah dan langkah-langkah penyelesaikan berarti kita sudah menyelesaikan program tersebut sebanyak 50% dari total pekerjaan, selanjutnya adalah teknis pembuatan itu sendiri yang di kenal dengan pemrograman/koding.Sebaliknya jika kita tidak bisa mengetahui masalah dan belum bisa membuat perencanaan berarti kita sudah merencanakan kegalan itu sendiri.
Tahap-tahap pembuatan program secara teori dasar :
1. Defining the problem ( definisi masalah )
Masalah disini yaitu masalah yang akan di analisis dan selanjutnya di pecahkan melalui program atau aplikasi melihat dari sundut pandang kebutuhan.
2. Planning and Design System ( perencanaan dan desain system )
Pada tahapan ini sangat diperlukan, karena tanpa tahapan planning pekerjaan yang dilakukan akan sia-sia tentunya dan memakan waktu yang lama. dengan planning system akan jelas serta tampilan aplikasi yang dibuat juga terarah. biasanya perancangan system dilakukan oleh system analyst yang selanjutnya di kerjakan oleh seorang programmer.Design System ini biasanya menggunakan Flowchart System atau symbol alur program dan sebagainya.
3. Implementasi
Pada tahap ini programmer tentunya mengimplementasikan rancangan ke dalam bentuk struktur coding atau sering di sebut code a programmer languange. Bahasa program tentu banyak tergantung pemakaian.
4. Documentation ( dokumentasi )
Setelah tahap implementasi dilakukan dan program sudah mencakup 80 % selanjutnya buat lah dokumentasi atau komentar-komentar pada cuplikan program, tujuannya adalah jika terjadi debug atau problem kita dapat mengoreksinya dengan mudah dan sebaliknya orang dapat mengoreksi program yang kita buat.
5. Testing
Tahap testing juga tidak luput dari pembahasan seperti yang di kutip dari blog sebelah yaitu tahap :
- Unit Testing
Menguji setiap unit dan modul yang terdapat dalam program tersebut - Integration Testing
Menguji integrasi yang dilakukan kepada program seperti halnya ketika program tersebut sudah diinstall di client kita yang membutuhkan integrasi dengan sisitem yang lain seperti halnya integrasi dengan database. - Validation Testing
menguji masukan yang diberikan kepada program. apapun masukannya program harus bisa menyelesaikan dengan baik. - Sistem Testing
Pada tahap ini menguji permorfa dari program, apabila program dijalankan dengan kondisi-kondisi tertentu bagaimana?
Program tanpa maintenance tentu tidak update dalam masalah bug error report yang dikeluhkan oleh pemakaian. Agar aplikasi dapat di kembangkan kembali beberapa tahun kemudian atau open source serta ada juga close source yang tidak bisa di kembangkan oleh pihak lain biasanya ditentukan oleh lisensi sebuah program hanya untuk pemakaian saja.
Hargailah profesi seorang programmer, karena menciptakan sebuah program itu tidak mudah seperti memasak air. Tanpa programmer dunia IT tidak berkembang pesat seperti saat ini. Programmer juga butuh hidup dan sosialisasi. karena menjadi programmer itu tidak mudah.
Sekian artikel tentang tahapan pembuatan sebuah program, semoga dapat berguna dan menambah ilmu . Terimakasih
Tuesday, September 3, 2013
Posted by Unknown
6:53 AM, under | No comments
“Cinta? Apa itu? Semacam kue talam banjar kah?” tanyaku sinis pada
Kate. PLAKK!! Sebuah tamparan jatuh dipipiku. “Kau ini! selalu saja,
jika aku tanya soal cinta kau selalu jawab tak jelas seperti itu!” seru
Kate tak terima. Aku mengelus-elus pipiku bekas tamparan Kate dengan
iba. “Kau tahu, aku paling benci bila dikait-kaitkan dengan hal yang
berlambang hati itu.” Jelasku. Aku memang kesal padanya. Bagaimana
tidak? Setiap aku dan Kate bertemu, selalu saja itu yang dibahas.
Apalagi kalau bukan tentang C-I-N-T-A. “Kau tahu kan? Aku belum
kepikiran soal cinta. Cukup saja kusimpan cerita itu dari pada aku harus
tersakiti.” Kataku sekali lagi. Kini Kate terdiam. Agaknya dia memahami
kata-kataku. “Benar juga.” Gumamnya. “Oke, Thanks for your help!” dia
meninggalkan aku terlantar didepan kelas. Aku menghela napas, mengapa
selalu ada kata cinta itu sih? Jatuh cinta itu memang hal lumrah. Tapi
harus mengerti situasi dan kondisinya terlebih dahulu dong! Cinta kan,
bukan satu-satunya hal yang bisa menenangkan pikiran kita jika sedang
bersedih. Menurutku, lebih baik aku mengikuti sepak bola full time dari
pada harus merasakan jatuh cinta. Mungkin pemikiranku ini bodoh, karena
sebelumnya aku belum pernah jatuh cinta!
Lamunanku dibuyarkan dan diganti oleh sosok laki-laki didepan mata. “Ryan Schaffer?” tanyaku. Cowok yang baru ku kenal dari kelas 7-4 dan kini dikelas 8-5. “Yumi, sebaiknya nanti kita harus menyusun rute untuk ‘Scouting Challenge’! Nanti kan tak ada peningkatan mutu?” sahut Ryan. Aku hanya mengangguk. “Tenang saja, aku pasti ikut kok.” Katanya sambil menepuk bahuku dan berlalu. Aku lupa! Aku harus menyiapkan “Scouting Challenge” untuk kelas 7. Mungkin, karena Kathryn Lawrence si Cewek Cantik dan Populer yang tak lain adalah sahabatku sendiri. Gara-gara soal cinta tadi aku sempat tak fokus jadinya. Huh! mana mungkin aku si Cewek Tomboi yang Lugu Soal Cinta harus menyelesaikan masalah cinta Kathryn Lawrence si pacar Tawny Holguin si Dewan Murid?
Sepulang sekolah, seperti janjiku, aku akan mencari rute untuk “Scouting Challenge 7th Grade”. Sebelumnya, aku sedang berdiskusi dengan para cowok yang “Beken” ini.
“Bagaimana kalau kita melewati Hudson Street? Disana jalannya sedikit lebar.” Usul Alex Slack, cowok yang jago matematika.
“Jangan disana! jalan itu terlalu jauh dari sekolah kita. Lebih baik kita lewat Mihn Street?” tanya Jaime Davilla, wakilku dalam Scouting Challenge ini.
“Jangan, lewat Megan Street saja!” usul Ryan Schaffer, yang bertemu denganku tadi itu loh.
“Sudah-sudah! lebih baik kita menelusuri semua tempat itu, agar kita mengetahui berapa jarak rutenya.” Seruku memecah perdebatan mereka.
“Aku ikut!” papar Holly Anderson, sahabat Ryan Schaffer yang bersifat lugu walau sebenarnya jenius. Aku hanya mengangguk.
Empat cowok “Beken” ini berjalan bersamaku. “Yumi, sejak kapan kau tomboi seperti ini?” tanya Jaime. “Mungkin sejak kecil, karena aku mencintai dunia sepak bola.” Jawabku. Seketika itu Ryan seperti tersedak makanan. ”Yumi tomboi? Emang iya?”
“Haduh kau ini! tak perlu kau tanya, pasti kau tahu sendiri. Walaupun dia berjilbab namun penampilannya tomboi. Apa kau tak menyadarinya?” jawab Holly yang sudah mengenalku sejak MOS. “Mungkin karena kau baru mengenalku di kelas 8 ini jadi kau belum tahu. Lihat saja, sepatu apa yang aku pakai?” tanyaku kepo.
“Wahh! sepatu futsal. Gila!” pujinya.
“Sebenarnya aku salah memakai sepatu. Sepatu itu hanya untuk latihan futsal, tapi karena tadi aku berangkatnya buru-buru jadi salah memakai sepatu.” Jelasku pada mereka, kecuali Alex. Dia masih mengukur dan menghitung langkah untuk mengetahui jarak rutenya. Kami berhenti di pos pertama. Aku dan 4 Cowok ini berhenti sejenak. “Sebaiknya kita tukar aja. Aku pingin jadi cewek nih.” Kata Holly. Aku kaget setengah mati. “Jadi cewek? Apa kau ini gila? Lebih enak itu jadi cowok. Mereka itu simple.” Kataku. Holly mendesah.
Sekarang aku jadi bingung, mengapa aku mengajak 4 cowok ini?
Alex Slack, karena dia bisa mengukur jarak dengan langkah kakinya. Jaime Davilla, karena dia wakilku dalam Scouting Challenge ini. Holly Anderson, cowok polos tapi dia bisa memberikan ide-ide jenius. Sementara Ryan Schaffer? Aku mengajak Ryan karena dia itu suka Hang Out (alasan yang nggak jelas). Dan juga, rutenya itu dekat rumahnya.
Kami berhenti di pos ketiga, dekat Ryan’s Elementary School (sekolah dasar Ryan dahulu). Haus, panas, dan sedikit melelahkan. Apalagi si Holly dan Jaime yang dari tadi mengeluh. “Didekat sini ada kedai. Ada yang mau ikut?” tanya Ryan. ”Mau!!!!” seruku dan Jaime bersamaan. Aku dan Jaime berlari menyusul Ryan yang berjalan bak robot tanpa hati yang terus berjalan mencari target, sementara Holly dan Alex berjalan lemas dibelakang. Lariku ternyata bisa menyusul Ryan, Jaime kini lemas dibelakang. “Wah, ngajak Battle nih anak.” Seru Ryan sambil berlari lebih kencang dan makin mendahuluiku. Harus ku akui, larinya cukup cepat dariku. Dia tersenyum sinis.
“Tuhkan, aku yang menang. Katanya cewek tomboi, huuuuu cemen!”
“Puas-puasin tuh olok-olokan mu! kamu itu yang nggak sportif. Lariku nggak kencang gara-gara bawa tas super berat ini. Ngerti?”
“Eh, sportif nggak sportif aku tetap menang!”
“Egois banget kamu! Dasar…..”
“STOP! HENTIKAN!” teriak Jaime. Aku yang sebenarnya siap dengan pukulan ‘Tapak Suci’ ku terdiam sejenak. Ryan juga begitu. Tapi, justru kami makin menyiapkan strategi dan serangan besar lagi, aku menatap sinis Ryan, Dan……
Namun itu kejadian dua hari yang lalu. Aku sedang bersiap-siap untuk mengikuti eskul “English Convertation” disekolah. Tiba-tiba dering handphone ku berbunyi. Ada SMS masuk dengan nomor yang nggak aku kenal. Begini isinya:
“Kapan kita kumpul buat izin pos penjelajahan Scouting Challenge? Pakai baju apa?”
“Uh! kan sudah aku katakan kalau HP ku ini sebenarnya disita. Pulsaku juga habis lagi. Argh!” gerutuku kesal. Aku langsung menyambar tas ranselku dan berangkat ke sekolah yang digunakan sebagai pos penjelajahan SC 7th Grade.
Aku hampir menunggu satu jam di Maylle Elementary School. Tak ada Jaime, Alex, Holly, maupun Ryan. Sialnya, HP ku sedang tak ada pulsa dan masih disita. Dan sialnya lagi, kami tidak boleh menjadikan Maylle ES ini sebagai pos! Sial, sial, dan sial!!!
Waktu sudah menunjukkan pukul 13.55. Aku segera bersiap untuk memulai Scout Training. Aku segera bersiap untuk memulai Scout Training. Aku mengayuh sepeda menuju ke sekolah. Biasanya, Scouting Training dimulai pukul 15.15. Tapi karena SC 7th Grade ini jadinya ada rapat terlebih dahulu. Huh! lama-lama SC 7th Grade ini membunuhku. Aku jadi maha sibuk. Aku juga jarang mengikuti Football Training. Taruh dimana mukaku disaat pelatihku marah-marah?
“Yumi, kau hampir saja terlambat!”
“Terlambat apanya? Yang datang cuma seksi acara doang!” bantahku pada Jaime. Tuhkan, lama-lama aku banting satu-satu! Akhirnya dengan serta-merta, aku rapatkan mereka yang hadir terlebih dahulu.
Aku menghempaskan tubuhku di tempat tidur. Letih rasanya, tapi masih untung letih karena tugas ini dari pada galau karena cinta. Cinta lagi, *nah lho (?)
Handphone ku berbunyi. Pulsa masuk. Aaaaa!! yeyeye, jadi nggak disita lagi deh *alay deh* Aku langsung meng-sms orang yang sms aku tadi pagi.
Yumi : Maaf, ini siapa?
(?) : Ryan Schaffer.
Ternyata ini anak. Lumayan punya teman sms an.
Ryan : Gimana SC 7th Grade nya?
Yumi : Udah deh, lagi males mikirin itu. Capek plus seteres! -__-“
Ryan : Kasihan deh, yumi nya capek :p
Yumi : Tumben amat kamu peduli?
Ryan : Kan aku care sama kamu
Yumi : Ah, kamu bisa aja
*meluk kecoa*
Ryan : Yekk, kecoak kok dipeluk, mendingan kan aku yang dipeluk
Yumi : Ahh, kamu bikin aku makin klepek-klepek?
Ryan : Kamu jangan klepek-klepek kayak ikan kurang air, ntar cantiknya ilang loh
Yumi : Kamu bikin aku jadi makin nge-fly?
Ryan : Jangan terbang dong ntar kan aku bisa merana karena kehilangan kamu
Idihh ini anak. Buat aku kehipnotis akan kata-katanya. Sebenarnya aku paling benci digombali apalagi sama cowok. Tapi entah kenapa, aku menikmatinya dan makin diam terpaku. Biasanya, kalau ada yang begitu, aku nggak segan-segan melempar sepatu. Tapi mengapa ini tidak?
Mulai hari itu juga, aku makin penasaran dengan Ryan. Aku merasa aneh dengan sikapku sendiri. Sejak itu pula, aku nggak bisa tidur selama 2 hari. Fikiranku selalu terbayang tentang Ryan Schaffer. Ada apa dengan dia? Ada apa juga dengan diriku? Rasanya aku ingin bertanya tentang masalah ini. Dan aku sudah menemukan siapa orangnya.
“Hai!” sapaku pada Kate. “Hai tumben amat kesini. Ada apa?” tanya Kate penasaran. “Um… aku mau tanya. Jatuh cinta itu seperti apa sih?”
“HWAAAA! APA? YUMI JATUH CINTA?”
PLAKK!! Aku tampar wajah Kate. Kalau satu kelas dengar jeritan dia ini, bakal banyak paparazzi nggak resmi datang like Honey and Bee!
“Aku Cuma tanya!” seruku.
“Coba aja sendiri. Rasanya itu tidak bisa dilukis dengan kata-kata!” jawabnya sambil pergi. Aku jadi makin penasaran. What The Meaning of Affection?
Tapi disisi lain, disisi lain cerita tentang Ryan Schaffer, aku sebenarnya menyimpan sebuah cerita. Aku mengidap penyakit Jantung Koroner Stadium 2, Asma Akut dan Infeksi Tenggorokan Stadium 1. Dokter berkata bahwa hidupku sudah tak lama lagi. Tapi aku hanya cuek soal ini. Hanya aku dan keluargaku saja yang tahu. Aku tidak ingin semua orang mengetahuinya. Aku tak ingin siapapun jadi “Over Protektif” gara-gara penyakitku ini. Aku ingin satu hal. Jika aku meninggal kelak, aku tak ingin meninggalkan karena 3 penyakit yang menyerang sekaligus ini. Aku ingin meninggal diluar itu, dengan “Khusnul Khotimah” dan tersenyum bahagia pada orang yang didekatku.
Malam harinya aku meng-sms Ryan Schaffer dan bertanya akan kejadian aneh yang aku alami belakangan ini.
Yumi : Jatuh cinta itu seperti apa sih?
Ryan : Ecieee, ada yang lagi kasmaran nih
coba aja kamu rasakan sendiri
Yumi : Seperti tidak bisa tidur dua hari?
Ryan : Nah, itu salah satunya (y)
Yumi : Aku nggak lagi kasmaran kok. Cuma nanya doang?
Ryan : Emang belum pernah?
Yumi : Belum. Maka nya aku tadi tanya kamu. Kamu pernah ngerasain cinta? Udah pernah pacaran juga?
Ryan : Wahh, aku dulu playboy tau :p
Yumi : Ihh, playboy
Ryan : Itu dulu Yumi D-U-L-U
Yumi : Tapi sama aja kaleee -___-“
Ryan : Kamu juga pernah pacaran?
Yumi : Ngerasain jatuh cinta aja nggak pernah. Apalagi pacaran -__- Makanya tadi aku tanya sama kamu
Ryan : Lihat aja, aku bisa jadi pacar pertamamu kalau aku mau :p
Yumi : Apaan sih kamu ini. Malu tau._.
Ryan : Jangan dianggap serius loh.
Yumi : Udah dulu ya aku mau tidur dulu. Makasih udah temenin aku sms an. See you next Time. Have a nice dream ya? Wassalamu’alaikum.
Ryan : Iya, Wa’alaikum salam
Kejadian malam itu makin buatku aneh. What Happend with me? Saat ini aku duduk disamping kelas 8-5, sambil memutar lagu. Aku membawa lirik sebuah lagu.
The stars lean down to kiss you
And I lie awake I miss you
Pour me a heavy dose of atmosphere
Cause I’ll doze off safe and soundly
But I’ll miss your arms around me
I’ll send a postcard to you dear
Cause I wish you were here
I watch the night turn light blue,
But it’s not the same without you
Because it takes two to whisper quietly
The silence isn’t so bad
Till I look at my hands and feel sad
Cause the spaces between my fingers
Are right where yours fit perfectly
I’ll find repose in new ways
Though I haven’t slept in two days
Cause cold nostalgia chills me to the bone
But drenched in Vanilla twilight
I’ll sit on the front porch all night
Waist deep in thought because when I think of you
I don’t feel so alone
I don’t feel so alone
I don’t feel so alone
As many times as I blink I’ll think of you… tonight
I’ll think of you tonight
When violet eyes get brighter
And heavy wings grow lighter
I’ll taste the sky and feel alive again
And I’ll forget the world that I knew
But I swear I won’t forget you
Oh if my voice could reach back through the past
I’d whisper in your ear
Oh darling I wish you were here
“Hei! apa yang kau baca?”
Lamunanku dibuyarkan oleh seseorang. Dia lagi dia lagi (?). Siapa lagi kalau bukan Ryan? Dia mengambil kertas ditanganku. “Owl City-Vanilla Twilight. Wahh, aku suka lagu ini. Kau juga?” tanya Ryan.
“Yapp benar.” Ucapku.
KRRINNNNGG! Bel pertanda istirahat usai berdering. Aku segera masuk ke kelasku 8-7. “Hei, nanti aku akan beritahu sesuatu.” Pesanku
“Apa itu?”
“That’s secret. Nanti malam ya.” Seruku sambil berlalu.
Ya Allah, aku sudah yakin. Aku sudah sangat yakin. TES-TIK-TES
“Air mataku pun jatuh! pertama kalinya karena seorang laki-laki. Apakah aku jatuh cinta? Lebih baik menyingkir pikirku. Sebelum seseorang memvonisku sedang jatuh cinta. Namun, aku masih bingung membedakan antara cinta dan emosi sesaat”
Sepenggal isi novel itu membuat aku terpukau. Aku menangis dan bergumam
“Ya Allah, aku tahu kini. Perasaan aneh itu ternyata rasa cinta. Rasa cinta yang digetarkan oleh lawan jenis. Ya Allah, jangan jadikan cintaku ini padanya melebihi cintaku padamu Ya Allah. Aku yakin, kau limpahkan banyak cinta kepada hambamu. Dan cinta yang kau anugerahkan padaku akan dibagi untuknya. Ya Allah, kini aku tahu. Aku cinta Ryan Schaffer. Tapi sekarang mungkin cinta yang hanya cinta sebatas teman. Mungkin suatu saat akan lebih dari itu.” Ucapku dalam do’a dengan berlinang air mata.
Aku sedikit lupa, aku janji akan meng-sms Ryan.
Yumi : Ternyata jatuh cinta itu rasanya lucu ya?
Ryan : Eciyee, yumi jatuh cinta. Sama siapa hayo?
Yumi : Sama siapa ya? Laki lakilah.
Ryan : Ya iya lah -__-
Yumi : Mau tau? Siapa ya orangnya?
Ryan : Haduh, siapa seh -__-
Yumi : Aku suka sama orang yang lagi ngobrol sama aku?
Ryan : Jadi bener rasa curigaku selama ini kalau kamu suka sama aku?
Yumi : Salah :p Ryan GR banget
Ryan : Siapa lagi loh? Emangnya ada orang lain yang bicara sama kamu?
Yumi : TUT-TUT-TUT
Ryan : Yumi, aku serius. Siapa seh?
Yumi : …
Ryan : YUMI, YUMI!!
Keesokan harinya..
Aku menceritakan soal “CINTA” itu ke Kate. Kini Kate mengerti.
“Kenapa nggak kamu tembak aja dia?”
“Tembak katanya. Suka aja itu udah cukup kok buatku.” Jawabku
“Kamu ini, aneh dari cewek yang lain tau!”
“Aneh? Aneh kenapa?”
“Biasanya kalau cewek suka sama cowok dia pasti ngejar-ngejar cowok itu sampai jatuh sekalipun. Cewek biasanya ngasih perhatian ‘lebih’ ke cowok sampai cowok itu ngerespon. Tapi kenapa kamu ini nggak kayak gitu?”
“Memangnya harus begitu ya?” tanyaku aneh.
PLAKK! Tamparan jatuh dipipiku. (kenapa setiap kali aku ketemu Kate selalu ada ‘Tamparan) -__-“
“Sekarang aku tanya, kamu suka Ryan karena apa?”
“Enggak tau. Jawabku. Kate malah tertawa garing. Lebih tepatnya tertawa mengejek.
“Sekarang kamu aja nggak tau penyebab suka dia.”
“Ingat ya! kalau kamu suka sama seseorang karena dia mahir melakukan sesuatu, itu bukan cinta, tapi KAGUM. Kalau kamu suka seseorang karena dia tampan atau cantik, itu bukan cinta, tapi NAFSU. Kalau kamu suka seseorang karena dia tajir, itu bukan cinta, tapi MATRE. Kalau kamu suka sama seseorang karena dia orangnya baik sama kamu, itu bukan cinta, tapi RASA TERIMA KASIH. Tapi, kalau kamu suka seseorang padahal kamu nggak tau kenapa kamu bisa suka sama orang itu. Itu baru CINTA YANG SESUNGGUHNYA.” Jelasku panjang lebar plus tinggi ditambah volume dikali dua *nah lho (?)
“Udahlah… hahaha… “ Ucap Kate sambil berlalu. Dasar ini anak!
Hari itu aku pulang lebih awal karena guru-guru sedang ada rapat dinas. Aku bertemu Ryan di lab. Bahasa Inggris. Dia berhasil mencegatku.
“Siapa orang yang kamu suka?” tanyanya. Tuhkan, sudah aku pastikan dia akan bertanya tentang itu. Padahal, sms ku kemarin sudah jelas kan? Karena aku tipe orang yang “To The Point”. Tanpa ber ah-uh-oh lagi. Aku berkata “KAMU!!” sambil berlari meninggalkannya.
Aku sedang ada rapat SC 7th Grade di rumah Lisa Leung. Kini aku sudah tidak menjadi penanggung jawabnya lagi karena aku merasa kurang cekatan dalam menghadapi hal tersebut. Akhirnya, Jaime sebagai penanggung jawab dan aku sebagai wakilnya.
Malam harinya, aku meng-sms Ryan lagi.
Yumi : Tadi kan udah aku beritahu tentang orang yang aku suka. Sekarang gantian kamu dong!
Ryan : Kamu bisa jaga mulutkan?
Yumi : Iya, siapa?
Ryan : Jasmine McGlade.
Tuhkan, sudah aku duga sebelumnya! karena Alex juga pernah memberitahukannya padaku. Dia sudah curiga sejak awal.
Keesokan harinya, aku bertemu Kate lagi. Ternyata dia juga tahu kalau Ryan menyukai Jasmine McGlade, kakak kelasku sekaligus anggota Scouting Club.
“Gimana kamu bisa suka sama cowok kalau dia suka sama orang lain?” tanya Kate.
“Biarin aja kalii, itu kan hak dia.” Paparku. Jujur saja, aku tak pernah sakit hati mendengar kalau Ryan menyukai kak Jasmine. Justru aku senang dan ingin menyatukan mereka.
“Apa? Yumi suka Ryan? Ciyus? Enelan? Mi apah?” tanya Holly yang sok alay.
“PECEL.” Celetukku. Sontak, Ryan dan Holly tertawa. Kemudian datang Anthony Valente, sahabat Ryan dan Holly dari kelas 7-6 dan kini dikelas 8-5 satu kelas dengan Ryan, Holly dan Kate.
“Wah-wah, Ngerumpi apaan jeng?” tanya Anthony. Idih ini anak, rasanya inginku lempar dengan sepatu! namun sayang, aku sedang bad mood untuk memukulnya.
“Eh, kenalin ini aku Holly Anderson, si-Driver atau Destroyer. Ini Ryan Schaffer, si-Gamer dan Trouble Maker. Dan ini Anthony Valente, si-Dancer. Kami bertiga adalah ‘VAS’!” kata mereka serempak seperti anak playgroup. Aku tertawa. “Sekarang gantian dong, kan tadi kita udah nyebutin nama dan julukan kita. Sekarang kamu Yumi!” ujar Anthony. Loh loh? Apa-apaan ini? Kok aku jadi seperti anak playgroup? Ikutan gila -__- ini sangat M-E-N-Y-E-B-A-L-K-A-N. Tapi ujung-ujungnya..
“Iya-iya, namaku Arzyumi Chazelle si Problem Solver.” Kataku yang begitu singkat-padat namun nggak jelas -__- dan begitu akhirnya. Wu~ mentang-mentang aku junior (baby face maksudnya
) dan cewek sendiri disini, aku dikerjai. Tapi tak apalah, mereka juga
termasuk sahabatku. Dan mungkin Anthony, aku masih agak canggung
bersahabat dengannya.
12 Oktober 2012..
Scouting Challenge 7th Grade berjalan lancar meskipun merepotkan kami para kelas 8 dan banyak sinetron yang terjadi. Hari ini, aku diutus oleh Kwartir Ranting ( Kwarran ) Waru untuk menjadi wakil dalam Dianpinru di Kwarcab Sidoarjo. Setiap Kwarran hanya mengirim 1 putra dan 1 putri dalam acara tersebut. Dan yang terpilih adalah aku dan Jaime! Disisi lain, Alex, Lisa, dan 2 orang lainnya juga mengikuti Dianpinru di SMPN 1 Sukodono dan hanya 2 hari. Aku 3 hari. Cukup puas bukan? Tapi ini justru menimbulkan iri hati para anggota Scouting Club. Termasuk ‘VAS’!
“Aku juga pingin kayak kalian.” Rengek Ryan. “Aku pingin kemah”
“Hei? Besok kan masih ada kemah lagi di SMPN 35 Surabaya?” tanyaku. Dia masih merengek. “Mau nya sama kalian.” Haduh ini anak -__-“
Tiga hari di Kwarcab terasa singkat. Kini aku sudah kembali di sekolah. Aku memang sengaja menunggu sampai Alex, Lisa, dan 2 orang lainnya datang. Aku lelah berjalan dengan Jaime.
“Beli makan dulu yuk!” ajak Jaime. Aku hanya mengangguk. Aku dan Jaime berjalan keluar menuju gerbang. Entah kenapa, tiba-tiba ada firasat bahwa Holly dan Ryan akan datang.
“Holly dan Ryan akan kemari.” Gumamku lirih.
“Apa?” tanya Jaime.
BRUM, BRUM. CIIT…
“Nah itu mereka sudah datang!” seru Ryan. Benarkan kataku? Padahal Cuma firasat doang loh. Aku dan Jaime akhirnya tidak jadi beli makanan. Kami berceloteh tentang hal lucu yang kami alami selama Dianpinru. Setelah itu kami sholat. Sebelumnya, Jaime jahil sampai akhirnya membuat aku, Holly, dan Ryan tertawa. Aku sebenarnya tertawa bukan karena kejahilan Jaime. Tapi aku tertawa memandangi wajah merah Ryan mirip kepiting rebus menahan tawa sampai terbatuk-batuk ( teman yang jahat
). Setelah suasana tenang kembali, kami akan melanjutkan sholat. Dan
lagi-lagi entah kenapa, aku punya firasat lagi bahwa Alex, Lisa dan 2
orang lainnya akan datang. Benar ternyata, mereka datang! Saat akan
Takbiratul Ikhram, aku berteriak “LISA LEUNG!!!!!!!”
Para cowok yang sebenarnya akan sholat ini malah tertawa dan memarahiku habis-habisan. Aku hanya menunduk malu sambil menahan tawa.
3 Bulan Kemudian…
Aku kini makin akrab dengan Holly, Ryan, Anthony, dan Kate. Mereka adalah sahabatku yang mempunyai karakter yang berbeda-beda. Holly, si Lugu-Jenius. Ryan si Cuek-Simple. Anthony si Imut-Humoris. Dan Kate si Unik. Setiap hari dan Setiap waktu aku selalu bersama mereka. Walaupun kelasku berbeda dengan mereka. Soal cinta itu? Aku sebenarnya masih bingung antara cinta dan emosi sesaat. Apalagi ini adalah pertama kalinya aku jatuh cinta. Bisa dibilang aku masih junior dan juga enggan untuk lebih mendalaminya. Karena aku yakin itu tak ada gunanya ( menurutku ). Aku lebih memilih menjadi sahabat karib Ryan. Karena pacaran itu bukan “Gaya” ku. Aku tipe cewek yang lebih memilih masa depan daripada cinta. Lebih baik bodoh soal cinta daripada bodoh ilmu pengetahuan. Betul pemikiranku bukan?
Persahabatanku terjalin indah memang. Hingga suatu ketika…
Aku sedang membaca buku diary-ku, Tiba-tiba, Ryan dan yang lainnya datang dengan tampang tak biasa. “Apa yang sudah kau lakukan?” bentak Ryan tak biasanya.
“Apa maksudmu?”
“Kau tahu? Satu sekolah ini tahu kalau aku cinta sama Jasmine! Dan mereka tahu itu dari kamu!!”
“Hei? Jangan asal nuduh dulu dong! Aku nggak pernah menyebar-nyebarkan rahasia orang lain. Dan asal kau tahu…”
“Halah kau banyak alasan! Siapa lagi kalau bukan kamu? Kamu memang sahabat yang kejam. Ngakunya Problem Solver, ternyata kamu lebih parah dari aku yang Trouble Maker!”
“Ryan, dengarkan penjelasanku dulu!”
“STOP YUMI!” teriaknya, “YOU ARE NOT MY BEST FRIEND. YOU ARE MY ENEMY NOW AND FOREVER. I HATE YOU!!!!!!!!!!!!!!!!!”
Tak terasa, air mataku menetes. Ryan terlalu meluapkan emosi dan kasar kepadaku. Aku tak menyangka sebelumnya. “Maaf Yumi, kau sudah mengecewakan kami semua.” Kata Holly dengan wajah datar. Anthony hanya menggeleng-gelengkan kepalanya. Sementara itu, Kate hanya menatapku tajam. Aku mengambil tasku lalu berlari menuju keluar kelas. Derai air mataku tak bisa aku bendung. Rasa sakit ini terlalu membekas. Aku berjalan pulang dibawah air hujan yang deras dan melewati jalan raya.
Disisi Lain..
“Hei lihat! Apa yang aku dapati dari bangku Yumi!” seru Anthony. Dia membawa sebuah buku diary. Saat Ryan hendak membuka buku itu, tiba-tiba ada kertas jatuh. “Apa ini?” tanya Kate sambil memungutnya.
FAMILY HOSPITAL
Surat Keterangan Pasien
Nama : Arzyumi Chazelle
Umur : 14 tahun
Tanggal pemeriksaan : 21 Januari 2013
Orang tua: Mr. John Chazelle dan Mrs. Amanda Chazelle
Keterangan Dokter :
Arzyumi telah mengalami Komplikasi Jantung Stadium Akhir. Asma Akut stadium awal. Dan Infeksi Tenggorokkan Stadium Awal. Harapan untuk hidup sangat minimum. Dengan ini diharapkan, Arzyumi mendapatkan perawatan khusus. Dan rutin memeriksakan kondisinya setiap hari Jum’at, untuk memperbaiki kondisi Arzyumi. Hal ini sesuai dan berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan di Family Hospital oleh dokter Samantha Reelose.
Halden, 23 Januari 2013
Dr. Samantha
“Jadi selama ini..?” kata Kate. Omongannya terputus. “Apa yang sudah kita lakukan padanya?” tanya Holly. “Tunggu apa lagi? Kita susul Yumi!” Perintah Ryan. Mereka mengangguk dan mengejar berharap kata maaf darinya.
Sementara itu…
“Ya Allah, mengapa hal ini terjadi? Ryan salah sangka. Aku tidak pernah membocorkan rahasianya.” Rengekku. Aku masih berjalan ditengah derasnya air hujan. Aku menangis sejadi-jadinya. Jujur, aku sangat sedih dan kecewa. Hatiku benar-benar tersakiti.
“YUMI!!” teriak sesorang dari kejauhan. Aku hafal suaranya, Ryan. Mungkin mereka berlari mengejarku ingin meminta maaf dan menyadari kesalahannya. Basi! Biarkanlah mereka lari lah, jongkoklah, inilah, itulah aku nggak peduli. Aku sudah benar-benar terluka. Apalagi kata-kata Ryan cowok yang aku cintai itu! Wu~ terlalu kasar dan mak jleb :`(
Aku sadar, mereka makin berlari kencang. Aku menghindar dan lari. Air hujan membuatku pusing dan mataku menjadi buram. Di sebuah perempatan ada sebuah Truk Container melaju kencang. Mataku makin buram. Jalanku menjadi seperti orang yang sedang mabuk. Dan…
“YUMI. AWAS!”
BRUK! CASS! GLODAK!
“Yumi, Yumi bangun Yumi!”
“Yumi bertahanlah, Yumi aku ingin kau bertahan!”
“…..”
Aku terbangun di ruangan serba putih. Aku melihat seorang dokter dan 2 asisten dan 1 suster sedang memeriksa seorang pasien. Aku berjalan mendekati mereka. Tapi anehnya, mereka tak memperhatikanku. Dan ketika aku melihat itu ternyata itu AKU! Ya Allah, aku sadar. Rohku terpisah dengan jasadku. Dan sekarang, AKU ROH! Aku keluar ruangan dengan menembus pintu. Aku lihat ada Ryan, Holly, Kate, dan Anthony. Dokter keluar ruangan. Semua mengahambur ke arah dokter.
“Bagaimana keadaan Yumi?” tanya Ryan.
“Kalian harus sabar ya.”
“Maksud dokter?” tanya Holly.
“Dia meninggal.” Kata dokter itu akhirnya. Keempat orang itu saling berpelukan. “Apa yang sudah kita perbuat padanya?” tanya Ryan. Aku melihat mereka. Aku tak tega meninggalkan dunia ini. Ya Allah, aku mengerti perasaan mereka. Mungkin, mereka merasa bersalah padaku. Tapi sudah terlambat. Nasi sudah menjadi bubur. Aku sudah mati sekarang Aku sempat mendengar seseorang berkata. “Kamu punya waktu 40 hari saja untuk berpamitan pada orang yang kamu sayangi.” Jadi setidaknya, aku bisa dan harus berusaha agar mereka melupakanku.
Aku mencoba mengikuti mereka setelah kepergianku. Kate kini menjadi pendiam. Dia juga sekarang seakan tak peduli dengan cinta. Holly, dia sekarang agak sensitif. Ia seperti memilih-milih teman sama seperti Anthony. Sementara Ryan, ia masih sama seperti sifat aslinya. Hanya saja, ia seperti kecewa. Terlihat dari raut mukanya.
Mereka sama seperti saat pertama kali aku mengenalnya. Ingin rasanya, aku memeluk mereka. Namun sayang, mereka tak akan mengerti keadaanku saat ini. Mereka melihatku saja itu tidak mungkin, apalagi memelukku. Aku ingin berlari, berjalan diantara mereka sambil berkata, “Terima kasih sudah menjadi sahabatku!” kini aku makin mengerti, hidup itu sebaiknya dinikmati bersama orang yang kita sayangi. Merekalah penyupport hidup kita disaat kita susah. Menangi bersama saat bersedih. Tertawa bersama saat ada hal yang lucu. Tapi, sesuai dengan logika dan kenyataan, sahabat hanyalah seseorang yang bila berbuat salah padamu kau tak dapat membencinya. Dan bila dia menyakitimu kau tetap tak ingin kehilangannya. Dan bila kau kehilangan atau meninggalkannya, itu hanya akan membuat perasaanmu hampa. Dan begitulah arti Holly Anderson, Anthony Valente, Kathryn Lawrence, dan Ryan Schaffer bagiku, hanya seorang sahabat. Jadi aku tak bisa terima ucapannya. Walaupun salah satu satu dari mereka ada yang ku sukai.
40 Hari kemudian…
Inilah hari terakhir aku berjumpa dengan orang yang aku sayangi. Untuk kemudian hari, aku sudah tidak disini lagi. Alam kubur sudah menantiku. Cukup singkat rasanya. Rasanya aku baru mengenal mereka.
Aku mengetuk pintu rumah Ryan. Seseorang membuka pintu diikuti oleh 3 orang lainnya.
“YUMI?” teriak mereka bersamaan. Holly, Kate, Anthony, dan Ryan menatapku tak percaya. “Teman-teman, aku meminta maaf jika aku mempunyai kesalahan. Aku juga berterima kasih karena kalian sudah menjadi sahabatku. Jangan pernah melupakan kenangan kita saat bersama. Kalianlah hartaku, jiwaragaku. Dan kamu Ryan, terima kasih kamu telah menjadi orang pertama yang mengisi hatiku, sekaligus yang terakhir. Dari kamulah, aku mulai mengerti apa itu cinta. Makna dari cinta. Dan dari dirimulah, sudah menjadi kepercayaanku untuk menaruh rasa itu. Teman-teman, ini hari terakhirku bertemu kalian. Sekali lagi aku ucapkan terima kasih dan permohonan maaf. Inilah kisah akhir dari persahabatan kita.” Jelasku. Tak sadar, air mataku mengalir deras. Sederas air mataku ini. Aku menatap penuh wajah mereka. Aku lihat mereka meneteskan air mata. Tiba-tiba, aku merasa seperti hidup. Tubuhku seperti bangkit dari keterpurukan. Aku bisa memegang tangan mereka! Terima Kasih Ya Allah! Engkau telah memberikan kesempatan ini padaku. Kate memelukku, diikuti yang lain. Tangis kami makin menjadi-jadi. “Jangan pergi Yumi. Aku ingin kau disini!” papar Holly.
“Maaf teman-teman, aku harus pergi. Alam kubur sudah menantiku. Aku titip suratku ini! terima kasih teman!” ucapku yang terakhir kalinya. Aku pergi dari pandangan mereka. “Ayo kita baca surat dari Yumi.” Perintah Anthony. Mereka mengangguk.
For All My Best Friend`s…
Assalamu’alaikum.
Hai, apa kabar? Apakah kalian baik-baik saja? Aku do’akan supaya kalian akan selalu di bawah lindungan Allah SWT. Amin!
Mungkin, saat kalian membaca surat ini, aku sudah pergi jauh dari kalian. Tertidur pulas di kasur yang beralas tanah, berselimut bunga, ditutupi dengan papan, dan disimpuli sebatang kayu yang tertulis namaku. Aku pasti akan mengingat kalian dalam memori, melihat kalian tersenyum ketika aku pergi. Ya Allah, terima kasih. Engkau telah ciptakan mereka dan mempertemukan mereka padaku. Memiliki karakter yang berbeda-beda mebuat persahabatan kami menjadi kaya. Bersama mereka merupakan kesempatan berharga yang pernah aku dapat seumur hidup. Janganlah kalian menyesal karena sudah mengenalku.
Kathryn Lawrence. Sahabat cewekku yang nyebelin :p Makasih udah bikin hidupku jadi makin hidup. Gimana, udah nggak mikirin cinta lagi kan? Tetap selalu rajin ya. Jangan patah semangat!
Anthony Valente. Si imut unyu’ bala-bala (alay deh). Udah bisa headspin kan? Belajar terus ya sama Alex. Aku yakin kamu bisa! Cepat tinggi ya. Aku do’akan semoga kamu bisa tinggi setara dengan Lisa Leung. Eh :p
Holly Anderson. Hei! Kamu masih ingat kata-kata ini? “Sebaiknya kita tukeran aja, aku pingin jadi cewek nih soalnya.” Hahaha.. semoga makin suka bahasa inggris ya! Terusin belajar astronomi sama mitologi nya ya. Ingat! Jangan jadi destroyer terus. Belajar jadi yang lain ya.
Ryan Schaffer, si Trouble Maker atau Ultimate Hacker From Hell plus orang yang udah bikin aku jatuh cinta (eciye). Jangan cuek terus dong, kasihan yang lain. Makasih ya, karena kamu jadi orang yang udah bantu aku cari cintaku. Maaf ya, kalau aku udah lancang suka sama kamu. YOU’RE MY FIRST AND LAST LOVE. Jadilah terus Gamers dan Hacker sejati ya. Maju terus pantang mundur buat dapetin Kak Jasmine!
Ya Allah, aku bangga sekali memiliki sahabat seperti mereka. Selalu bersamaku, meski aku jauh nantinya!
Wassalamu’alaikum…
Arzyumi Chazelle @Problem Solver
“Kami akan selalu mengingatmu Yumi!” ucap Kate. “Mungkin disana, dia tersenyum bahagia karena mempunyai sahabat seperti kita. Dan juga, First and Last Love nya Yumi ini nih.” Kata Anthony jahil. “Apaan sih? Sebaiknya kita jangan menangis. Kita harus tersenyum bangga! Yumi adalah sahabat terbaik kita!” papar Ryan. “Yumi, oh Yumi. Kamu emang cewek yang unik dan beda! Semoga disana kamu nggak kepikiran kita. Dan jangan sampai kamu terlalu memikirkan Ryan!” teriak Holly. Ryan manyum, “Yumi, do’akan aku dari sana ya, agar aku bisa cepat mendapatkan hati Kak Jasmine!” teriak Ryan tak mau mengalah. “YUMI, YOU ARE MY BEST FRIEND FOREVER!” seru mereka serempak.
Aku terlelap dalam sunyi. Aku tersenyum bangga. Dalam tidurku aku berdo’a agar mereka terus selalu kompak, always together, saling menghargai. Tersenyumlah kawan, maka aku juga akan tersenyum. Jangan menangis kawan, jika kalian menangis aku juga menangis. Sekali lagi terima kasih Ya Allah, karena engkau telah menemukan dan mempersatukan kami. Oh My Best Friend’s. Oh My First and Last Love!
= TAMAT =
Cerpen Karangan: Mia Rizkiya Romadhona
Facebook: www.facebook.com/MiaRizkiyaRomadhona
Nama Lengkap : Mia Rizkiya Romadhona
Nama Panggilan : Mia/Rizky
Asal Sekolah : SMPN 2 Waru, Sidoarjo. Jawa Timur
TTL : Surabaya, 27 Desember 1998
Hobby : Sepak Bola, Menulis, Membaca
Cita – cita : Sastrawan
Note : Aku mempersembahkan cerita ini untuk Sahabat sahabatku. Tutik, Ghofur, Firda, Rafi, dan Putra. Terima kasih teman
Aku membuat cerpen ini karena dari sebuah pengalaman yang pernah aku rasakan. Semoga suka dengan cerpen ku.
Lamunanku dibuyarkan dan diganti oleh sosok laki-laki didepan mata. “Ryan Schaffer?” tanyaku. Cowok yang baru ku kenal dari kelas 7-4 dan kini dikelas 8-5. “Yumi, sebaiknya nanti kita harus menyusun rute untuk ‘Scouting Challenge’! Nanti kan tak ada peningkatan mutu?” sahut Ryan. Aku hanya mengangguk. “Tenang saja, aku pasti ikut kok.” Katanya sambil menepuk bahuku dan berlalu. Aku lupa! Aku harus menyiapkan “Scouting Challenge” untuk kelas 7. Mungkin, karena Kathryn Lawrence si Cewek Cantik dan Populer yang tak lain adalah sahabatku sendiri. Gara-gara soal cinta tadi aku sempat tak fokus jadinya. Huh! mana mungkin aku si Cewek Tomboi yang Lugu Soal Cinta harus menyelesaikan masalah cinta Kathryn Lawrence si pacar Tawny Holguin si Dewan Murid?
Sepulang sekolah, seperti janjiku, aku akan mencari rute untuk “Scouting Challenge 7th Grade”. Sebelumnya, aku sedang berdiskusi dengan para cowok yang “Beken” ini.
“Bagaimana kalau kita melewati Hudson Street? Disana jalannya sedikit lebar.” Usul Alex Slack, cowok yang jago matematika.
“Jangan disana! jalan itu terlalu jauh dari sekolah kita. Lebih baik kita lewat Mihn Street?” tanya Jaime Davilla, wakilku dalam Scouting Challenge ini.
“Jangan, lewat Megan Street saja!” usul Ryan Schaffer, yang bertemu denganku tadi itu loh.
“Sudah-sudah! lebih baik kita menelusuri semua tempat itu, agar kita mengetahui berapa jarak rutenya.” Seruku memecah perdebatan mereka.
“Aku ikut!” papar Holly Anderson, sahabat Ryan Schaffer yang bersifat lugu walau sebenarnya jenius. Aku hanya mengangguk.
Empat cowok “Beken” ini berjalan bersamaku. “Yumi, sejak kapan kau tomboi seperti ini?” tanya Jaime. “Mungkin sejak kecil, karena aku mencintai dunia sepak bola.” Jawabku. Seketika itu Ryan seperti tersedak makanan. ”Yumi tomboi? Emang iya?”
“Haduh kau ini! tak perlu kau tanya, pasti kau tahu sendiri. Walaupun dia berjilbab namun penampilannya tomboi. Apa kau tak menyadarinya?” jawab Holly yang sudah mengenalku sejak MOS. “Mungkin karena kau baru mengenalku di kelas 8 ini jadi kau belum tahu. Lihat saja, sepatu apa yang aku pakai?” tanyaku kepo.
“Wahh! sepatu futsal. Gila!” pujinya.
“Sebenarnya aku salah memakai sepatu. Sepatu itu hanya untuk latihan futsal, tapi karena tadi aku berangkatnya buru-buru jadi salah memakai sepatu.” Jelasku pada mereka, kecuali Alex. Dia masih mengukur dan menghitung langkah untuk mengetahui jarak rutenya. Kami berhenti di pos pertama. Aku dan 4 Cowok ini berhenti sejenak. “Sebaiknya kita tukar aja. Aku pingin jadi cewek nih.” Kata Holly. Aku kaget setengah mati. “Jadi cewek? Apa kau ini gila? Lebih enak itu jadi cowok. Mereka itu simple.” Kataku. Holly mendesah.
Sekarang aku jadi bingung, mengapa aku mengajak 4 cowok ini?
Alex Slack, karena dia bisa mengukur jarak dengan langkah kakinya. Jaime Davilla, karena dia wakilku dalam Scouting Challenge ini. Holly Anderson, cowok polos tapi dia bisa memberikan ide-ide jenius. Sementara Ryan Schaffer? Aku mengajak Ryan karena dia itu suka Hang Out (alasan yang nggak jelas). Dan juga, rutenya itu dekat rumahnya.
Kami berhenti di pos ketiga, dekat Ryan’s Elementary School (sekolah dasar Ryan dahulu). Haus, panas, dan sedikit melelahkan. Apalagi si Holly dan Jaime yang dari tadi mengeluh. “Didekat sini ada kedai. Ada yang mau ikut?” tanya Ryan. ”Mau!!!!” seruku dan Jaime bersamaan. Aku dan Jaime berlari menyusul Ryan yang berjalan bak robot tanpa hati yang terus berjalan mencari target, sementara Holly dan Alex berjalan lemas dibelakang. Lariku ternyata bisa menyusul Ryan, Jaime kini lemas dibelakang. “Wah, ngajak Battle nih anak.” Seru Ryan sambil berlari lebih kencang dan makin mendahuluiku. Harus ku akui, larinya cukup cepat dariku. Dia tersenyum sinis.
“Tuhkan, aku yang menang. Katanya cewek tomboi, huuuuu cemen!”
“Puas-puasin tuh olok-olokan mu! kamu itu yang nggak sportif. Lariku nggak kencang gara-gara bawa tas super berat ini. Ngerti?”
“Eh, sportif nggak sportif aku tetap menang!”
“Egois banget kamu! Dasar…..”
“STOP! HENTIKAN!” teriak Jaime. Aku yang sebenarnya siap dengan pukulan ‘Tapak Suci’ ku terdiam sejenak. Ryan juga begitu. Tapi, justru kami makin menyiapkan strategi dan serangan besar lagi, aku menatap sinis Ryan, Dan……
Namun itu kejadian dua hari yang lalu. Aku sedang bersiap-siap untuk mengikuti eskul “English Convertation” disekolah. Tiba-tiba dering handphone ku berbunyi. Ada SMS masuk dengan nomor yang nggak aku kenal. Begini isinya:
“Kapan kita kumpul buat izin pos penjelajahan Scouting Challenge? Pakai baju apa?”
“Uh! kan sudah aku katakan kalau HP ku ini sebenarnya disita. Pulsaku juga habis lagi. Argh!” gerutuku kesal. Aku langsung menyambar tas ranselku dan berangkat ke sekolah yang digunakan sebagai pos penjelajahan SC 7th Grade.
Aku hampir menunggu satu jam di Maylle Elementary School. Tak ada Jaime, Alex, Holly, maupun Ryan. Sialnya, HP ku sedang tak ada pulsa dan masih disita. Dan sialnya lagi, kami tidak boleh menjadikan Maylle ES ini sebagai pos! Sial, sial, dan sial!!!
Waktu sudah menunjukkan pukul 13.55. Aku segera bersiap untuk memulai Scout Training. Aku segera bersiap untuk memulai Scout Training. Aku mengayuh sepeda menuju ke sekolah. Biasanya, Scouting Training dimulai pukul 15.15. Tapi karena SC 7th Grade ini jadinya ada rapat terlebih dahulu. Huh! lama-lama SC 7th Grade ini membunuhku. Aku jadi maha sibuk. Aku juga jarang mengikuti Football Training. Taruh dimana mukaku disaat pelatihku marah-marah?
“Yumi, kau hampir saja terlambat!”
“Terlambat apanya? Yang datang cuma seksi acara doang!” bantahku pada Jaime. Tuhkan, lama-lama aku banting satu-satu! Akhirnya dengan serta-merta, aku rapatkan mereka yang hadir terlebih dahulu.
Aku menghempaskan tubuhku di tempat tidur. Letih rasanya, tapi masih untung letih karena tugas ini dari pada galau karena cinta. Cinta lagi, *nah lho (?)
Handphone ku berbunyi. Pulsa masuk. Aaaaa!! yeyeye, jadi nggak disita lagi deh *alay deh* Aku langsung meng-sms orang yang sms aku tadi pagi.
Yumi : Maaf, ini siapa?
(?) : Ryan Schaffer.
Ternyata ini anak. Lumayan punya teman sms an.
Ryan : Gimana SC 7th Grade nya?
Yumi : Udah deh, lagi males mikirin itu. Capek plus seteres! -__-“
Ryan : Kasihan deh, yumi nya capek :p
Yumi : Tumben amat kamu peduli?
Ryan : Kan aku care sama kamu
Yumi : Ah, kamu bisa aja
*meluk kecoa*
Ryan : Yekk, kecoak kok dipeluk, mendingan kan aku yang dipeluk
Yumi : Ahh, kamu bikin aku makin klepek-klepek?
Ryan : Kamu jangan klepek-klepek kayak ikan kurang air, ntar cantiknya ilang loh
Yumi : Kamu bikin aku jadi makin nge-fly?
Ryan : Jangan terbang dong ntar kan aku bisa merana karena kehilangan kamu
Idihh ini anak. Buat aku kehipnotis akan kata-katanya. Sebenarnya aku paling benci digombali apalagi sama cowok. Tapi entah kenapa, aku menikmatinya dan makin diam terpaku. Biasanya, kalau ada yang begitu, aku nggak segan-segan melempar sepatu. Tapi mengapa ini tidak?
Mulai hari itu juga, aku makin penasaran dengan Ryan. Aku merasa aneh dengan sikapku sendiri. Sejak itu pula, aku nggak bisa tidur selama 2 hari. Fikiranku selalu terbayang tentang Ryan Schaffer. Ada apa dengan dia? Ada apa juga dengan diriku? Rasanya aku ingin bertanya tentang masalah ini. Dan aku sudah menemukan siapa orangnya.
“Hai!” sapaku pada Kate. “Hai tumben amat kesini. Ada apa?” tanya Kate penasaran. “Um… aku mau tanya. Jatuh cinta itu seperti apa sih?”
“HWAAAA! APA? YUMI JATUH CINTA?”
PLAKK!! Aku tampar wajah Kate. Kalau satu kelas dengar jeritan dia ini, bakal banyak paparazzi nggak resmi datang like Honey and Bee!
“Aku Cuma tanya!” seruku.
“Coba aja sendiri. Rasanya itu tidak bisa dilukis dengan kata-kata!” jawabnya sambil pergi. Aku jadi makin penasaran. What The Meaning of Affection?
Tapi disisi lain, disisi lain cerita tentang Ryan Schaffer, aku sebenarnya menyimpan sebuah cerita. Aku mengidap penyakit Jantung Koroner Stadium 2, Asma Akut dan Infeksi Tenggorokan Stadium 1. Dokter berkata bahwa hidupku sudah tak lama lagi. Tapi aku hanya cuek soal ini. Hanya aku dan keluargaku saja yang tahu. Aku tidak ingin semua orang mengetahuinya. Aku tak ingin siapapun jadi “Over Protektif” gara-gara penyakitku ini. Aku ingin satu hal. Jika aku meninggal kelak, aku tak ingin meninggalkan karena 3 penyakit yang menyerang sekaligus ini. Aku ingin meninggal diluar itu, dengan “Khusnul Khotimah” dan tersenyum bahagia pada orang yang didekatku.
Malam harinya aku meng-sms Ryan Schaffer dan bertanya akan kejadian aneh yang aku alami belakangan ini.
Yumi : Jatuh cinta itu seperti apa sih?
Ryan : Ecieee, ada yang lagi kasmaran nih
Yumi : Seperti tidak bisa tidur dua hari?
Ryan : Nah, itu salah satunya (y)
Yumi : Aku nggak lagi kasmaran kok. Cuma nanya doang?
Ryan : Emang belum pernah?
Yumi : Belum. Maka nya aku tadi tanya kamu. Kamu pernah ngerasain cinta? Udah pernah pacaran juga?
Ryan : Wahh, aku dulu playboy tau :p
Yumi : Ihh, playboy
Ryan : Itu dulu Yumi D-U-L-U
Yumi : Tapi sama aja kaleee -___-“
Ryan : Kamu juga pernah pacaran?
Yumi : Ngerasain jatuh cinta aja nggak pernah. Apalagi pacaran -__- Makanya tadi aku tanya sama kamu
Ryan : Lihat aja, aku bisa jadi pacar pertamamu kalau aku mau :p
Yumi : Apaan sih kamu ini. Malu tau._.
Ryan : Jangan dianggap serius loh.
Yumi : Udah dulu ya aku mau tidur dulu. Makasih udah temenin aku sms an. See you next Time. Have a nice dream ya? Wassalamu’alaikum.
Ryan : Iya, Wa’alaikum salam
Kejadian malam itu makin buatku aneh. What Happend with me? Saat ini aku duduk disamping kelas 8-5, sambil memutar lagu. Aku membawa lirik sebuah lagu.
The stars lean down to kiss you
And I lie awake I miss you
Pour me a heavy dose of atmosphere
Cause I’ll doze off safe and soundly
But I’ll miss your arms around me
I’ll send a postcard to you dear
Cause I wish you were here
I watch the night turn light blue,
But it’s not the same without you
Because it takes two to whisper quietly
The silence isn’t so bad
Till I look at my hands and feel sad
Cause the spaces between my fingers
Are right where yours fit perfectly
I’ll find repose in new ways
Though I haven’t slept in two days
Cause cold nostalgia chills me to the bone
But drenched in Vanilla twilight
I’ll sit on the front porch all night
Waist deep in thought because when I think of you
I don’t feel so alone
I don’t feel so alone
I don’t feel so alone
As many times as I blink I’ll think of you… tonight
I’ll think of you tonight
When violet eyes get brighter
And heavy wings grow lighter
I’ll taste the sky and feel alive again
And I’ll forget the world that I knew
But I swear I won’t forget you
Oh if my voice could reach back through the past
I’d whisper in your ear
Oh darling I wish you were here
“Hei! apa yang kau baca?”
Lamunanku dibuyarkan oleh seseorang. Dia lagi dia lagi (?). Siapa lagi kalau bukan Ryan? Dia mengambil kertas ditanganku. “Owl City-Vanilla Twilight. Wahh, aku suka lagu ini. Kau juga?” tanya Ryan.
“Yapp benar.” Ucapku.
KRRINNNNGG! Bel pertanda istirahat usai berdering. Aku segera masuk ke kelasku 8-7. “Hei, nanti aku akan beritahu sesuatu.” Pesanku
“Apa itu?”
“That’s secret. Nanti malam ya.” Seruku sambil berlalu.
Ya Allah, aku sudah yakin. Aku sudah sangat yakin. TES-TIK-TES
“Air mataku pun jatuh! pertama kalinya karena seorang laki-laki. Apakah aku jatuh cinta? Lebih baik menyingkir pikirku. Sebelum seseorang memvonisku sedang jatuh cinta. Namun, aku masih bingung membedakan antara cinta dan emosi sesaat”
Sepenggal isi novel itu membuat aku terpukau. Aku menangis dan bergumam
“Ya Allah, aku tahu kini. Perasaan aneh itu ternyata rasa cinta. Rasa cinta yang digetarkan oleh lawan jenis. Ya Allah, jangan jadikan cintaku ini padanya melebihi cintaku padamu Ya Allah. Aku yakin, kau limpahkan banyak cinta kepada hambamu. Dan cinta yang kau anugerahkan padaku akan dibagi untuknya. Ya Allah, kini aku tahu. Aku cinta Ryan Schaffer. Tapi sekarang mungkin cinta yang hanya cinta sebatas teman. Mungkin suatu saat akan lebih dari itu.” Ucapku dalam do’a dengan berlinang air mata.
Aku sedikit lupa, aku janji akan meng-sms Ryan.
Yumi : Ternyata jatuh cinta itu rasanya lucu ya?
Ryan : Eciyee, yumi jatuh cinta. Sama siapa hayo?
Yumi : Sama siapa ya? Laki lakilah.
Ryan : Ya iya lah -__-
Yumi : Mau tau? Siapa ya orangnya?
Ryan : Haduh, siapa seh -__-
Yumi : Aku suka sama orang yang lagi ngobrol sama aku?
Ryan : Jadi bener rasa curigaku selama ini kalau kamu suka sama aku?
Yumi : Salah :p Ryan GR banget
Ryan : Siapa lagi loh? Emangnya ada orang lain yang bicara sama kamu?
Yumi : TUT-TUT-TUT
Ryan : Yumi, aku serius. Siapa seh?
Yumi : …
Ryan : YUMI, YUMI!!
Keesokan harinya..
Aku menceritakan soal “CINTA” itu ke Kate. Kini Kate mengerti.
“Kenapa nggak kamu tembak aja dia?”
“Tembak katanya. Suka aja itu udah cukup kok buatku.” Jawabku
“Kamu ini, aneh dari cewek yang lain tau!”
“Aneh? Aneh kenapa?”
“Biasanya kalau cewek suka sama cowok dia pasti ngejar-ngejar cowok itu sampai jatuh sekalipun. Cewek biasanya ngasih perhatian ‘lebih’ ke cowok sampai cowok itu ngerespon. Tapi kenapa kamu ini nggak kayak gitu?”
“Memangnya harus begitu ya?” tanyaku aneh.
PLAKK! Tamparan jatuh dipipiku. (kenapa setiap kali aku ketemu Kate selalu ada ‘Tamparan) -__-“
“Sekarang aku tanya, kamu suka Ryan karena apa?”
“Enggak tau. Jawabku. Kate malah tertawa garing. Lebih tepatnya tertawa mengejek.
“Sekarang kamu aja nggak tau penyebab suka dia.”
“Ingat ya! kalau kamu suka sama seseorang karena dia mahir melakukan sesuatu, itu bukan cinta, tapi KAGUM. Kalau kamu suka seseorang karena dia tampan atau cantik, itu bukan cinta, tapi NAFSU. Kalau kamu suka seseorang karena dia tajir, itu bukan cinta, tapi MATRE. Kalau kamu suka sama seseorang karena dia orangnya baik sama kamu, itu bukan cinta, tapi RASA TERIMA KASIH. Tapi, kalau kamu suka seseorang padahal kamu nggak tau kenapa kamu bisa suka sama orang itu. Itu baru CINTA YANG SESUNGGUHNYA.” Jelasku panjang lebar plus tinggi ditambah volume dikali dua *nah lho (?)
“Udahlah… hahaha… “ Ucap Kate sambil berlalu. Dasar ini anak!
Hari itu aku pulang lebih awal karena guru-guru sedang ada rapat dinas. Aku bertemu Ryan di lab. Bahasa Inggris. Dia berhasil mencegatku.
“Siapa orang yang kamu suka?” tanyanya. Tuhkan, sudah aku pastikan dia akan bertanya tentang itu. Padahal, sms ku kemarin sudah jelas kan? Karena aku tipe orang yang “To The Point”. Tanpa ber ah-uh-oh lagi. Aku berkata “KAMU!!” sambil berlari meninggalkannya.
Aku sedang ada rapat SC 7th Grade di rumah Lisa Leung. Kini aku sudah tidak menjadi penanggung jawabnya lagi karena aku merasa kurang cekatan dalam menghadapi hal tersebut. Akhirnya, Jaime sebagai penanggung jawab dan aku sebagai wakilnya.
Malam harinya, aku meng-sms Ryan lagi.
Yumi : Tadi kan udah aku beritahu tentang orang yang aku suka. Sekarang gantian kamu dong!
Ryan : Kamu bisa jaga mulutkan?
Yumi : Iya, siapa?
Ryan : Jasmine McGlade.
Tuhkan, sudah aku duga sebelumnya! karena Alex juga pernah memberitahukannya padaku. Dia sudah curiga sejak awal.
Keesokan harinya, aku bertemu Kate lagi. Ternyata dia juga tahu kalau Ryan menyukai Jasmine McGlade, kakak kelasku sekaligus anggota Scouting Club.
“Gimana kamu bisa suka sama cowok kalau dia suka sama orang lain?” tanya Kate.
“Biarin aja kalii, itu kan hak dia.” Paparku. Jujur saja, aku tak pernah sakit hati mendengar kalau Ryan menyukai kak Jasmine. Justru aku senang dan ingin menyatukan mereka.
“Apa? Yumi suka Ryan? Ciyus? Enelan? Mi apah?” tanya Holly yang sok alay.
“PECEL.” Celetukku. Sontak, Ryan dan Holly tertawa. Kemudian datang Anthony Valente, sahabat Ryan dan Holly dari kelas 7-6 dan kini dikelas 8-5 satu kelas dengan Ryan, Holly dan Kate.
“Wah-wah, Ngerumpi apaan jeng?” tanya Anthony. Idih ini anak, rasanya inginku lempar dengan sepatu! namun sayang, aku sedang bad mood untuk memukulnya.
“Eh, kenalin ini aku Holly Anderson, si-Driver atau Destroyer. Ini Ryan Schaffer, si-Gamer dan Trouble Maker. Dan ini Anthony Valente, si-Dancer. Kami bertiga adalah ‘VAS’!” kata mereka serempak seperti anak playgroup. Aku tertawa. “Sekarang gantian dong, kan tadi kita udah nyebutin nama dan julukan kita. Sekarang kamu Yumi!” ujar Anthony. Loh loh? Apa-apaan ini? Kok aku jadi seperti anak playgroup? Ikutan gila -__- ini sangat M-E-N-Y-E-B-A-L-K-A-N. Tapi ujung-ujungnya..
“Iya-iya, namaku Arzyumi Chazelle si Problem Solver.” Kataku yang begitu singkat-padat namun nggak jelas -__- dan begitu akhirnya. Wu~ mentang-mentang aku junior (baby face maksudnya
12 Oktober 2012..
Scouting Challenge 7th Grade berjalan lancar meskipun merepotkan kami para kelas 8 dan banyak sinetron yang terjadi. Hari ini, aku diutus oleh Kwartir Ranting ( Kwarran ) Waru untuk menjadi wakil dalam Dianpinru di Kwarcab Sidoarjo. Setiap Kwarran hanya mengirim 1 putra dan 1 putri dalam acara tersebut. Dan yang terpilih adalah aku dan Jaime! Disisi lain, Alex, Lisa, dan 2 orang lainnya juga mengikuti Dianpinru di SMPN 1 Sukodono dan hanya 2 hari. Aku 3 hari. Cukup puas bukan? Tapi ini justru menimbulkan iri hati para anggota Scouting Club. Termasuk ‘VAS’!
“Aku juga pingin kayak kalian.” Rengek Ryan. “Aku pingin kemah”
“Hei? Besok kan masih ada kemah lagi di SMPN 35 Surabaya?” tanyaku. Dia masih merengek. “Mau nya sama kalian.” Haduh ini anak -__-“
Tiga hari di Kwarcab terasa singkat. Kini aku sudah kembali di sekolah. Aku memang sengaja menunggu sampai Alex, Lisa, dan 2 orang lainnya datang. Aku lelah berjalan dengan Jaime.
“Beli makan dulu yuk!” ajak Jaime. Aku hanya mengangguk. Aku dan Jaime berjalan keluar menuju gerbang. Entah kenapa, tiba-tiba ada firasat bahwa Holly dan Ryan akan datang.
“Holly dan Ryan akan kemari.” Gumamku lirih.
“Apa?” tanya Jaime.
BRUM, BRUM. CIIT…
“Nah itu mereka sudah datang!” seru Ryan. Benarkan kataku? Padahal Cuma firasat doang loh. Aku dan Jaime akhirnya tidak jadi beli makanan. Kami berceloteh tentang hal lucu yang kami alami selama Dianpinru. Setelah itu kami sholat. Sebelumnya, Jaime jahil sampai akhirnya membuat aku, Holly, dan Ryan tertawa. Aku sebenarnya tertawa bukan karena kejahilan Jaime. Tapi aku tertawa memandangi wajah merah Ryan mirip kepiting rebus menahan tawa sampai terbatuk-batuk ( teman yang jahat
Para cowok yang sebenarnya akan sholat ini malah tertawa dan memarahiku habis-habisan. Aku hanya menunduk malu sambil menahan tawa.
3 Bulan Kemudian…
Aku kini makin akrab dengan Holly, Ryan, Anthony, dan Kate. Mereka adalah sahabatku yang mempunyai karakter yang berbeda-beda. Holly, si Lugu-Jenius. Ryan si Cuek-Simple. Anthony si Imut-Humoris. Dan Kate si Unik. Setiap hari dan Setiap waktu aku selalu bersama mereka. Walaupun kelasku berbeda dengan mereka. Soal cinta itu? Aku sebenarnya masih bingung antara cinta dan emosi sesaat. Apalagi ini adalah pertama kalinya aku jatuh cinta. Bisa dibilang aku masih junior dan juga enggan untuk lebih mendalaminya. Karena aku yakin itu tak ada gunanya ( menurutku ). Aku lebih memilih menjadi sahabat karib Ryan. Karena pacaran itu bukan “Gaya” ku. Aku tipe cewek yang lebih memilih masa depan daripada cinta. Lebih baik bodoh soal cinta daripada bodoh ilmu pengetahuan. Betul pemikiranku bukan?
Persahabatanku terjalin indah memang. Hingga suatu ketika…
Aku sedang membaca buku diary-ku, Tiba-tiba, Ryan dan yang lainnya datang dengan tampang tak biasa. “Apa yang sudah kau lakukan?” bentak Ryan tak biasanya.
“Apa maksudmu?”
“Kau tahu? Satu sekolah ini tahu kalau aku cinta sama Jasmine! Dan mereka tahu itu dari kamu!!”
“Hei? Jangan asal nuduh dulu dong! Aku nggak pernah menyebar-nyebarkan rahasia orang lain. Dan asal kau tahu…”
“Halah kau banyak alasan! Siapa lagi kalau bukan kamu? Kamu memang sahabat yang kejam. Ngakunya Problem Solver, ternyata kamu lebih parah dari aku yang Trouble Maker!”
“Ryan, dengarkan penjelasanku dulu!”
“STOP YUMI!” teriaknya, “YOU ARE NOT MY BEST FRIEND. YOU ARE MY ENEMY NOW AND FOREVER. I HATE YOU!!!!!!!!!!!!!!!!!”
Tak terasa, air mataku menetes. Ryan terlalu meluapkan emosi dan kasar kepadaku. Aku tak menyangka sebelumnya. “Maaf Yumi, kau sudah mengecewakan kami semua.” Kata Holly dengan wajah datar. Anthony hanya menggeleng-gelengkan kepalanya. Sementara itu, Kate hanya menatapku tajam. Aku mengambil tasku lalu berlari menuju keluar kelas. Derai air mataku tak bisa aku bendung. Rasa sakit ini terlalu membekas. Aku berjalan pulang dibawah air hujan yang deras dan melewati jalan raya.
Disisi Lain..
“Hei lihat! Apa yang aku dapati dari bangku Yumi!” seru Anthony. Dia membawa sebuah buku diary. Saat Ryan hendak membuka buku itu, tiba-tiba ada kertas jatuh. “Apa ini?” tanya Kate sambil memungutnya.
FAMILY HOSPITAL
Surat Keterangan Pasien
Nama : Arzyumi Chazelle
Umur : 14 tahun
Tanggal pemeriksaan : 21 Januari 2013
Orang tua: Mr. John Chazelle dan Mrs. Amanda Chazelle
Keterangan Dokter :
Arzyumi telah mengalami Komplikasi Jantung Stadium Akhir. Asma Akut stadium awal. Dan Infeksi Tenggorokkan Stadium Awal. Harapan untuk hidup sangat minimum. Dengan ini diharapkan, Arzyumi mendapatkan perawatan khusus. Dan rutin memeriksakan kondisinya setiap hari Jum’at, untuk memperbaiki kondisi Arzyumi. Hal ini sesuai dan berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan di Family Hospital oleh dokter Samantha Reelose.
Halden, 23 Januari 2013
Dr. Samantha
“Jadi selama ini..?” kata Kate. Omongannya terputus. “Apa yang sudah kita lakukan padanya?” tanya Holly. “Tunggu apa lagi? Kita susul Yumi!” Perintah Ryan. Mereka mengangguk dan mengejar berharap kata maaf darinya.
Sementara itu…
“Ya Allah, mengapa hal ini terjadi? Ryan salah sangka. Aku tidak pernah membocorkan rahasianya.” Rengekku. Aku masih berjalan ditengah derasnya air hujan. Aku menangis sejadi-jadinya. Jujur, aku sangat sedih dan kecewa. Hatiku benar-benar tersakiti.
“YUMI!!” teriak sesorang dari kejauhan. Aku hafal suaranya, Ryan. Mungkin mereka berlari mengejarku ingin meminta maaf dan menyadari kesalahannya. Basi! Biarkanlah mereka lari lah, jongkoklah, inilah, itulah aku nggak peduli. Aku sudah benar-benar terluka. Apalagi kata-kata Ryan cowok yang aku cintai itu! Wu~ terlalu kasar dan mak jleb :`(
Aku sadar, mereka makin berlari kencang. Aku menghindar dan lari. Air hujan membuatku pusing dan mataku menjadi buram. Di sebuah perempatan ada sebuah Truk Container melaju kencang. Mataku makin buram. Jalanku menjadi seperti orang yang sedang mabuk. Dan…
“YUMI. AWAS!”
BRUK! CASS! GLODAK!
“Yumi, Yumi bangun Yumi!”
“Yumi bertahanlah, Yumi aku ingin kau bertahan!”
“…..”
Aku terbangun di ruangan serba putih. Aku melihat seorang dokter dan 2 asisten dan 1 suster sedang memeriksa seorang pasien. Aku berjalan mendekati mereka. Tapi anehnya, mereka tak memperhatikanku. Dan ketika aku melihat itu ternyata itu AKU! Ya Allah, aku sadar. Rohku terpisah dengan jasadku. Dan sekarang, AKU ROH! Aku keluar ruangan dengan menembus pintu. Aku lihat ada Ryan, Holly, Kate, dan Anthony. Dokter keluar ruangan. Semua mengahambur ke arah dokter.
“Bagaimana keadaan Yumi?” tanya Ryan.
“Kalian harus sabar ya.”
“Maksud dokter?” tanya Holly.
“Dia meninggal.” Kata dokter itu akhirnya. Keempat orang itu saling berpelukan. “Apa yang sudah kita perbuat padanya?” tanya Ryan. Aku melihat mereka. Aku tak tega meninggalkan dunia ini. Ya Allah, aku mengerti perasaan mereka. Mungkin, mereka merasa bersalah padaku. Tapi sudah terlambat. Nasi sudah menjadi bubur. Aku sudah mati sekarang Aku sempat mendengar seseorang berkata. “Kamu punya waktu 40 hari saja untuk berpamitan pada orang yang kamu sayangi.” Jadi setidaknya, aku bisa dan harus berusaha agar mereka melupakanku.
Aku mencoba mengikuti mereka setelah kepergianku. Kate kini menjadi pendiam. Dia juga sekarang seakan tak peduli dengan cinta. Holly, dia sekarang agak sensitif. Ia seperti memilih-milih teman sama seperti Anthony. Sementara Ryan, ia masih sama seperti sifat aslinya. Hanya saja, ia seperti kecewa. Terlihat dari raut mukanya.
Mereka sama seperti saat pertama kali aku mengenalnya. Ingin rasanya, aku memeluk mereka. Namun sayang, mereka tak akan mengerti keadaanku saat ini. Mereka melihatku saja itu tidak mungkin, apalagi memelukku. Aku ingin berlari, berjalan diantara mereka sambil berkata, “Terima kasih sudah menjadi sahabatku!” kini aku makin mengerti, hidup itu sebaiknya dinikmati bersama orang yang kita sayangi. Merekalah penyupport hidup kita disaat kita susah. Menangi bersama saat bersedih. Tertawa bersama saat ada hal yang lucu. Tapi, sesuai dengan logika dan kenyataan, sahabat hanyalah seseorang yang bila berbuat salah padamu kau tak dapat membencinya. Dan bila dia menyakitimu kau tetap tak ingin kehilangannya. Dan bila kau kehilangan atau meninggalkannya, itu hanya akan membuat perasaanmu hampa. Dan begitulah arti Holly Anderson, Anthony Valente, Kathryn Lawrence, dan Ryan Schaffer bagiku, hanya seorang sahabat. Jadi aku tak bisa terima ucapannya. Walaupun salah satu satu dari mereka ada yang ku sukai.
40 Hari kemudian…
Inilah hari terakhir aku berjumpa dengan orang yang aku sayangi. Untuk kemudian hari, aku sudah tidak disini lagi. Alam kubur sudah menantiku. Cukup singkat rasanya. Rasanya aku baru mengenal mereka.
Aku mengetuk pintu rumah Ryan. Seseorang membuka pintu diikuti oleh 3 orang lainnya.
“YUMI?” teriak mereka bersamaan. Holly, Kate, Anthony, dan Ryan menatapku tak percaya. “Teman-teman, aku meminta maaf jika aku mempunyai kesalahan. Aku juga berterima kasih karena kalian sudah menjadi sahabatku. Jangan pernah melupakan kenangan kita saat bersama. Kalianlah hartaku, jiwaragaku. Dan kamu Ryan, terima kasih kamu telah menjadi orang pertama yang mengisi hatiku, sekaligus yang terakhir. Dari kamulah, aku mulai mengerti apa itu cinta. Makna dari cinta. Dan dari dirimulah, sudah menjadi kepercayaanku untuk menaruh rasa itu. Teman-teman, ini hari terakhirku bertemu kalian. Sekali lagi aku ucapkan terima kasih dan permohonan maaf. Inilah kisah akhir dari persahabatan kita.” Jelasku. Tak sadar, air mataku mengalir deras. Sederas air mataku ini. Aku menatap penuh wajah mereka. Aku lihat mereka meneteskan air mata. Tiba-tiba, aku merasa seperti hidup. Tubuhku seperti bangkit dari keterpurukan. Aku bisa memegang tangan mereka! Terima Kasih Ya Allah! Engkau telah memberikan kesempatan ini padaku. Kate memelukku, diikuti yang lain. Tangis kami makin menjadi-jadi. “Jangan pergi Yumi. Aku ingin kau disini!” papar Holly.
“Maaf teman-teman, aku harus pergi. Alam kubur sudah menantiku. Aku titip suratku ini! terima kasih teman!” ucapku yang terakhir kalinya. Aku pergi dari pandangan mereka. “Ayo kita baca surat dari Yumi.” Perintah Anthony. Mereka mengangguk.
For All My Best Friend`s…
Assalamu’alaikum.
Hai, apa kabar? Apakah kalian baik-baik saja? Aku do’akan supaya kalian akan selalu di bawah lindungan Allah SWT. Amin!
Mungkin, saat kalian membaca surat ini, aku sudah pergi jauh dari kalian. Tertidur pulas di kasur yang beralas tanah, berselimut bunga, ditutupi dengan papan, dan disimpuli sebatang kayu yang tertulis namaku. Aku pasti akan mengingat kalian dalam memori, melihat kalian tersenyum ketika aku pergi. Ya Allah, terima kasih. Engkau telah ciptakan mereka dan mempertemukan mereka padaku. Memiliki karakter yang berbeda-beda mebuat persahabatan kami menjadi kaya. Bersama mereka merupakan kesempatan berharga yang pernah aku dapat seumur hidup. Janganlah kalian menyesal karena sudah mengenalku.
Kathryn Lawrence. Sahabat cewekku yang nyebelin :p Makasih udah bikin hidupku jadi makin hidup. Gimana, udah nggak mikirin cinta lagi kan? Tetap selalu rajin ya. Jangan patah semangat!
Anthony Valente. Si imut unyu’ bala-bala (alay deh). Udah bisa headspin kan? Belajar terus ya sama Alex. Aku yakin kamu bisa! Cepat tinggi ya. Aku do’akan semoga kamu bisa tinggi setara dengan Lisa Leung. Eh :p
Holly Anderson. Hei! Kamu masih ingat kata-kata ini? “Sebaiknya kita tukeran aja, aku pingin jadi cewek nih soalnya.” Hahaha.. semoga makin suka bahasa inggris ya! Terusin belajar astronomi sama mitologi nya ya. Ingat! Jangan jadi destroyer terus. Belajar jadi yang lain ya.
Ryan Schaffer, si Trouble Maker atau Ultimate Hacker From Hell plus orang yang udah bikin aku jatuh cinta (eciye). Jangan cuek terus dong, kasihan yang lain. Makasih ya, karena kamu jadi orang yang udah bantu aku cari cintaku. Maaf ya, kalau aku udah lancang suka sama kamu. YOU’RE MY FIRST AND LAST LOVE. Jadilah terus Gamers dan Hacker sejati ya. Maju terus pantang mundur buat dapetin Kak Jasmine!
Ya Allah, aku bangga sekali memiliki sahabat seperti mereka. Selalu bersamaku, meski aku jauh nantinya!
Wassalamu’alaikum…
Arzyumi Chazelle @Problem Solver
“Kami akan selalu mengingatmu Yumi!” ucap Kate. “Mungkin disana, dia tersenyum bahagia karena mempunyai sahabat seperti kita. Dan juga, First and Last Love nya Yumi ini nih.” Kata Anthony jahil. “Apaan sih? Sebaiknya kita jangan menangis. Kita harus tersenyum bangga! Yumi adalah sahabat terbaik kita!” papar Ryan. “Yumi, oh Yumi. Kamu emang cewek yang unik dan beda! Semoga disana kamu nggak kepikiran kita. Dan jangan sampai kamu terlalu memikirkan Ryan!” teriak Holly. Ryan manyum, “Yumi, do’akan aku dari sana ya, agar aku bisa cepat mendapatkan hati Kak Jasmine!” teriak Ryan tak mau mengalah. “YUMI, YOU ARE MY BEST FRIEND FOREVER!” seru mereka serempak.
Aku terlelap dalam sunyi. Aku tersenyum bangga. Dalam tidurku aku berdo’a agar mereka terus selalu kompak, always together, saling menghargai. Tersenyumlah kawan, maka aku juga akan tersenyum. Jangan menangis kawan, jika kalian menangis aku juga menangis. Sekali lagi terima kasih Ya Allah, karena engkau telah menemukan dan mempersatukan kami. Oh My Best Friend’s. Oh My First and Last Love!
= TAMAT =
Cerpen Karangan: Mia Rizkiya Romadhona
Facebook: www.facebook.com/MiaRizkiyaRomadhona
Nama Lengkap : Mia Rizkiya Romadhona
Nama Panggilan : Mia/Rizky
Asal Sekolah : SMPN 2 Waru, Sidoarjo. Jawa Timur
TTL : Surabaya, 27 Desember 1998
Hobby : Sepak Bola, Menulis, Membaca
Cita – cita : Sastrawan
Note : Aku mempersembahkan cerita ini untuk Sahabat sahabatku. Tutik, Ghofur, Firda, Rafi, dan Putra. Terima kasih teman
Aku membuat cerpen ini karena dari sebuah pengalaman yang pernah aku rasakan. Semoga suka dengan cerpen ku.
Posted by Unknown
6:50 AM, under | No comments
WE WANNA BE 4EVER
Di sekolah menengah pertama di kota Karawang. Tepatnya di SMPN JAYA BAKTI terbentuklah persahabatan yang terdiri dari 4 orang anak remaja perempuan. 4 orang anak remaja perempuan ini mempunyai perbedaan karakter. Yang pertama dia bernama Alia Apriliyani, seorang anak remaja perempuan yang sedikit pemalu, dan imut. Yang kedua bernama Ayudita Lestari, seorang anak remaja perempuan yang mempunyai sifat seperti anak kecil, dan sedikit egois. yang ketiga bernama Nuranni Aidiawati, seorang anak remaja perempuan mempunyai sifat sedikit dewasa dan penuh perhatian. Dan yang keempat bernama Dewita Sandriyani, seorang anak remaja perempuan yang dewasa, dan baik hati.
Di awal ajaran baru kami bertemu dan berkenalan. Sebelumnya kami tidak bersahabat. Kami hanya berteman biasa. Hari demi hari kami jalani dan selalu ada kebersamaan yang tidak kita sadari. Sampai akhirnya kami merasa nyaman dengan kebersamaan itu. Saat itu Nuranni sangatlah dekat dengan Dewita karena Dewita selalu bercerita tentang pribadinya kepada Nuranni. Dan Alia juga selalu menemani Nuranni saat pulang sekolah. Sedangkan Ayudita belumlah sedekat kami.
Bulan demi bulan kami bersama tetapi kami belum mengakui adanya persahabatan. Kami semakin mengetahui karakter masing–masing. Sampai akhirnya Ayudita masuk ke dalam kehidupan kami. Ayudita sangatlah baik, dia tidak pernah membuat kami sedih ataupun mempunyai masalah dengannya. tidak terasa Ayudita sudah lama berteman dengan kami, kami mengetahui karakternya. karakter itu muncul karena kami selalu bersama. Ayudita mempunyai karakter seperti anak kecil dan sedikit pemalu.
Saat istirahat Dewita menceritakan curahan hatinya kepada Nuranni. Menurutnya Nuranni adalah orang yang bisa dia percaya. Dia bercerita, sebenarnya dia menyukai seseorang. Seseorang itu selalu mendekatinya. Dia bernama Syedian. Saat Dewita bercerita, Alia datang mendekati kami. Dewita langsung berhenti berbicara karena dia tidak mau Alia mendengar curahan hatinya. Alia langsung membalikan badan dan pergi meninggalkan kami. Dewita berpesan agar tidak membicarakan curahan hatinya kepada siapapun. Dan Nuranni berjanji kepada Dewita tidak akan membicarakan curahan hati Dewita kepada siapapun.
Saat pulang sekolah, Nuranni dan Alia seperti biasa pulang sekolah bersama karena rumah kami searah. Tiba–tiba Alia bertanya “apa yang kamu bicarakan dengan Dewita?”. dan Nuranni menjawab “kapan?” lalu Alia menjawab “saat istirahat, aku tahu kalian sedang menceritakan sesuatu. Tetapi kalian merahasiakannya”. Nuranni bingung untuk menjawab karena dia telah berjanji untuk tidak menceritakannya kepada siapapun. Dengan terbata–bata Nuranni berbicara “emm… oh itu.. aku dan dewita merencanakan untuk membentuk persahabatan dengan kamu dan Ayudita. Kamu mau kan?”. Dalam hatinya Nuranni berkata “ya allah, maafkan aku karena aku sudah berbohong kepada temanku. Aku sudah berjanji kepada Dewita untuk tidak menceritakan curahan hatinya”. Lalu Alia percaya dengan ucapan Nuranni.
Keesokan harinya Nuranni menceritakan kesalahannya kepada Dewita yang sudah membohongi Alia. Dewita pun merasa bersalah karena menyuruh Nuranni untuk berjanji “ranni maafkan aku, kamu jadi berbohong kepada Alia. Jika aku menceritakan curahan hatiku, aku janji tidak akan menceritakannya di tempat ramai. Aku akan menceritakannya di saat kita hanya berdua”. Nuranni menjawab “tidak apa–apa Dew. Sepertinya Alia percaya. Lebih baik kita bersahabat. Karena aku sudah mengatakannya kepada Alia” . “ok. Kita sahabatan ya..” “iya.. tapi aku belum mendapat persetujuan dari Ayudita karena aku belum menceritakannya”. “ya sudah kamu ceritakan kepada Ayudita nanti saja”.
Kami memulai ajaran baru di kelas 2. Kami bersahabat selama setahun dan belum ada pertengkaran yang terjadi. Nuranni ingin duduk sebangku dengan Dewita sedangkan Alia ingin duduk sebangku dengan Nuranni. Lalu Nuranni membujuk Alia untuk duduk sebangku dengan Ayudita. Alia menerima bujukan Nuranni. Tempat duduk kami berdekatan.
Ayudita selalu menceritakan curahan hatinya kepada Alia karena Alia sahabat sekaligus teman sebangkunya. Dewita dan Nuranni adalah sahabat Ayudita juga tetapi Ayudita lebih mempercayai Alia. Nuranni dan Dewita tidak mengetahui apa yang Ayudita sering ceritakan kepada Alia. Mereka tidak ingin Ayudita marah karena mengetahui curahan hatinya. Saat ini Dewita sedang kasmaran kepada syedian. Setiap hari dia selalu bercerita tentang kedekatannya dengan syedian.
Suatu hari Dewita sedih karena Ayudita mengirim pesan kepada Dewita tentang ketidak sukanya kepada Dewita yang dekat dengan Syedian. Menurutnya Syedian sudah menjadi miliknya sejak kelas 1. Syedian sering mengirimi pesan dan Ayudita pun sering membalasnya. Dan sekarang Syedian menggantung hubungannya dengan Ayudita karena syedian dekat dengan Dewita. Dewita tidak percaya apa yang sudah diceritakan Ayudita melewati kiriman pesan. Lalu Dewita menanyakan hal itu kepada Syedian “apa benar kamu masih berhubungan dengan Ayudita?. Ayudita berkata, kamu menggantung hubungan kamu dengannya”. Syedian terkejut dan berkata “aku tidak pernah mempunyai hubungan dengan Ayudita”. Dewita menangis sambil berkata “lalu mengapa kamu sering mengirimi pesan kepadanya?”. Syedian pun menjawab “oh itu, sebenarnya yang mengirimi pesan kepada Ayudita adalah temanku bukan aku”. Dewita berkata “jadi ini salah faham, aku ingin kamu yang menjelaskan kepada Ayudita”. Syedian pun terdiam dan tiba–tiba dia berkata dengan pelan “aku tidak mau, aku tidak berani karena Ayudita sudah menyukaiku”. “ya sudah aku akan menceritakan kepada Ayudita yang sebenarnya”.
Keesokan harinya Dewita menceritakan hal tersebut kepada Ayudita. Dan Ayudita tidak mempercainya. Menurutnya itu bohong. Ayudita ingin syedian yang berkata seperti itu. Lalu Dewita memanggil Syedian. Tapi Syedian tidak mau karena dia tidak mau ikut dalam pertengkaran Dewita dan Ayudita. Dewita bingung harus berbuat apa. Karena kesalah fahaman di mulai dari teman syedian.
Dua hari Ayudita dan Dewita bertengkar dan tidak Saling berkomunikasi. Alia dan Nurani geram melihat Ayudita dan Dewita bertengkar karena kesalah fahaman. Lalu Nuranni dan Alia merencanakan untuk mempertemukan mereka saat tahun baru. Tetapi Nuranni dan Alia haruslah berbohong terlebih dahulu kepada mereka berdua.
Sebelum esok malam tahun baru, Nuranni menghubungi Dewita “Assalamua’laikum Dew..” “Wa’alaikumsalam… ada apa ran?” jawab Dewita. “sebelumnya aku mau nanya sama kamu” “nanya apa ran…? langsung saja” “besok ada acara ga? Kalau kamu ga ada acara aku mau ngajak kamu malam tahun baruaan” ranni sedikit ragu menjelaskannya. “ga ada sih.. boleh aja, tapi mau di rumah siapa?” “di rumah kamu saja… gimana?” “ya sudah besok sore kamu ke rumahku”. Setelah itu Dewita menutup teleponnya. Begitupun sebaliknya Alia menghubungi Ayudita dan dia menyetujuinya.
Nuranni dan Alia berangkat bersama. Mereka berdua merencanakan sesuatu agar Ayudita dan Dewita bertemu. Nuranni menemui Dewita di rumah Dewita dan mengajak Dewita pergi merayakan tahun baru. Begitupun Alia mengajak Ayudita dan mengajaknya pergi merayakan tahun baru.
Pada saat kita menunggu untuk menghitungan waktu mundur. Nuranni dan Alia bertemu kembali dan mempertemukan Dewita dan Ayudita. Ayudita sangat marah dan memasang muka sebal. Dewitapun begitu, dia memarahi Nuranni yang mempertemukan mereka “maksud kamu apa sih ran?” Dewita menatap Nuranni dalam–dalam. “aku.. aku cuma ingin..” penjelasan Nuranni dihentikan oleh Dewita “sudah.. kamu sama Alia sama aja. Cuma pengen aku sama Ayu bertengkar” Dewita meninggalkan mereka bertiga tapi tangannya ditarik oleh Alia. “Dew, kita tuh sayang sama kamu dan Ayu. Kita ga mau sampai kalian bertengkar” Alia menasehati Dewita dan dia juga menasehati Ayudita “dan kamu yu, kamu itu pendiam, baik hati tapi apa…? Cuma gara–gara cowok kamu bertengkar sama temen deket kamu sendiri”. Tiba–tiba Ayudita menitikan air mata dan memeluk Alia. Lalu Nuranni menarik tangan Dewita dan berkata “Dew, kita sayang sama kalian. kita ga mau sampai kalian bertengkar. Menurutku kamu sudah dewasa, pasti bisa membedakan yang baik dan yang buruk” sambil memegang tangannya. “tapi ran, hatiku tidak bisa berbohong. Aku menyukai Syedian” “ok.. gini aja. Lebih duluan kenal sama Syedian apa Ayu?” Nuranni memberi pilihan. “ya.. Ayudita lah Ran” jawab Dewita. “nah… kalau sekarang kamu memilih Syedian yang jelas-jelas kamu lebih mengenal Ayudita. Apakah Ayudita tidak sakit hati?” tanya Nuranni kepada Dewita. Dewita pun terdiam dan Nuranni pun berkata kepada Ayudita “dan kamu yu, apakah kamu lebih memilih Syedian daripada Dewita? Ingat kamu lebih banyak mempunyai kenangan dengan Dewita daripada Syedian. Apa kamu mau hapus kenangan itu?”. Ayudita dan Dewita terdiam dan mereka menyadari kesalahan mereka sendiri.
“waktunya menghitung mundur…” seseorang berteriak. “eh waktunya hitung mundur… ayoo..” ajak Alia kepada sahabat–sahabatnya. Dewita dan Ayudita sedikit malu–malu. “sudah jangan malu kawan, kita buka lembaran baru di tahun baru ini. Ok…?” Nuranni menyarankan kepada mereka berdua. Setelah itu Dewita dan Ayudita tersenyum dan mereka semua menghitung waktu mundur. “sepuluh… sembilan.. tujuh… enam…. lima… empat… tiga… dua… satu…” tiupan terompet mulai berbunyi dan teriakan anak remaja mulai ramai. Mereka pun berpelukan dan membuka lembaran baru.
Posted by Unknown
5:52 AM, under | No comments
"KASMARAN"
Surya menyambut desiran angin yang menyisir rimbunnya pepohonan desa, desa yang damai nan elok dengan segala keselarasannya, dalam desa yang penuh keseimbangan tersebut terdapat pemuda tampan, dia bernama Imran dia kuat beribadah dan sangat rajin pergi bekerja mengrus ladang peninggalan ayahnya Imran.
Hari demi Hari dilalui oleh Imran sebagai pemuda yang bekerja sebagai petani, ketika surya menyapa hangat desanya dia pergi untuk menyambut berkah dari tuhannya, dan ketika bulan memberikan salamnya dan menyelimuti tirai hitamnya yang berkilauan bintang Imran menghaturkan syukur atas segala nikmat yang di terimanya, tidak pernah terlintas di fikirannya untuk mencoba menjadi penggali berlian, dia hanya ingin menjadi akar ubi dalam kehidupannya.
Musim panen pun tiba, ladangnya yang gondrong pun kini sudah mulai menua, berwarna kuning keemasan indah tapi merundukkan tubuhnya, Imran memperhatikan dengan saksama mencoba meresapi dalam hidupnya bahwa seperti inilah hidup seharusnya semakin kehidupan kita berkilau indah harus semakin menunduklah kita, melihat ke bawah sebagai wujud kerendahan hati kepada sesama dan wujud kerendahan diri kepada yang Maha Indah. Setelah selesai memanen apa yang menjadi haknya di dunia ini kemudian dia menjalankan kewajibannya yaitu bersyukur. Agar selalu tercipta keseimbangan bahwa ada hak dan juga kewajiban, sampai keesokan harinya pergilah dia ke desa lain untuk menjual hasil panennya.
Memang setiap panen kegiatan Imran Selalu berkeliling Ke desa lain untuk menjual hasil panennya, karena perangainya yang santun lagi berakhlak baik membuat dia terkenal sebagai pemuda, petani dan penjual yang baik. Sehingga setiap desa yang di datanginya selalu menyambutnya dengan baik padahal dia hanyalah seorang petani nan sederhana.
Saat berjualan di desa itulah dia melihat seorang wanita cantik dari mereka sehingga dia jatuh cinta dan kasmaran. Dan ternyata, si wanita cantik ini pun begitu juga padanya. Karena sudah banyak mendengar tentang Imran dari pembicaraan orang-orang tentang wajahnya yang tampan dan juga Akhlaknya yang tidak kalah tampan sehingga dia jatuh cinta.
Hari demi hari perasaan cinta Imran tidak terbendung lagi akhirnya Imran meminta tolong seseorang sesepuh untuk membantunya melamarkan wanita itu dari ayahnya. Tetapi si ayah mengabarkan bahwa putrinya telah di jodohkan dengan sepupunya. malang tak dapat di tolak untung tak dapat di raih terlebih saat cinta terhalang tembok raksasa. Walau demikian cinta keduanya tak bisa padam bahkan semakin berkobar.
Si wanita akhirnya mengirim pesan lewat seseorang untuk Imran, bunyinya,
“Aku telah tahu betapa besar cintamu kepadaku, dan betapa besar pula aku di uji dengan kamu. Bila kamu setuju, aku akan pergi mengunjungimu atau aku akan mempermudah jalan bagimu untuk datang menyusup di rumahku”.
Di jawab oleh Imran tadi melalui orang suruhannya si wanita, “Aku tidak setuju dengan dua alternatif itu, sesungguhnya aku merasa takut bila aku berbuat maksiat pada Rabbku akan adzab yang akan menimpaku pada hari yang besar. Aku bergidik membayangkan api yang tidak pernah mengecil nyalanya dan tidak pernah padam kobarannya.”
Ketika disampaikan pesan tadi kepada si wanita, dia berkata dalam batinnya, “Walau demikian, rupanya dia masih takut kepada Rabb Yang Maha Esa? Demi Tuhan yang telah menciptakan kami berdua dan alam semesta, tak ada seseorang yang lebih berhak untuk bertaqwa kepadaNYA dari orang lain. Semua hamba sama-sama berhak untuk itu.”
Semua kejadian itu telah mengguncang lahir dan batinnya. Kemudian sang wanita meninggalkan urusan dunia dan menyingkirkan perbuatan-perbuatan buruknya serta mulai beribadah mendekatkan diri kepada Rab Yang Maha Esa. Akan tetapi, dia masih menyimpan perasaan cinta dan rindu pada sang pemuda yang bernama Imran. Tubuhnya mulai berubah seperti ranting kering yang jatuh dari pohonnya karena menahan rindunya, sampai akhirnya dia meninggal dunia karenanya.
Kabar duka itu pun sampai ke telinga pemuda tapi apa daya tangan tidak bisa memeluk gunung. Dan Imran sering kali berziarah ke kuburnya, Dia menangis dan mendo’akanya. Sampai pada Suatu waktu dia tertidur di atas kuburanya. Dia bermimpi berjumpa dengan kekasihnya dengan penampilan yang sangat baik. Dalam mimpi dia sempat bertanya, “Bagaimana keadaanmu? Dan apa yang kau dapatkan setelah meninggal?”
sang wanita menjawab, “Sebaik-baik cinta wahai orang yang bertanya, adalah cintamu. Sebuah cinta yang dapat mengiring ku menuju kebaikan.”
Imran itu bertanya, “Jika demikian, kemanakah kau menuju?”
“Aku sekarang menuju pada kenikmatan dan kehidupan yang tak berakhir. Di Surga kekekalan yang dapat ku miliki dan tidak akan pernah rusak.” Jawab sang wanita di sertai sungging senyum yang cerah.
Imran berkata, “Aku harap kau selalu ingat padaku di sana, sebab aku di sini juga tidak pernah melupakanmu.”
Sang wanita menjawab “Demi Dzat yang menciptakan langit dan bumi, aku juga tidak melupakanmu. Dan aku meminta kepada Tuhanku dan Tuhanmu Yang Maha Kuasa agar kita nanti bisa di kumpulkan. Maka, bantulah aku dalam hal ini dengan kesungguhanmu dalam ibadah.” Dengan mata Berkaca-kaca
Imran bertanya, “Kapan aku bisa melihatmu?”
Jawab si wanita: “Tak lama lagi kau akan datang melihatku.”
Empat belas hari hari setelah mimpi itu berlalu, si pemuda di panggil oleh Allah menuju kehadiratNya, meninggal dunia.
Posted by Unknown
5:47 AM, under | No comments
MENGAPA HARUS AKU MAH....!!!
Kehidupan itu memang terkadang terlihat tidak adil. Namun jangan pernah menyalahkan TUHAN mu yang menciptakan semua jalan ini. Keadilan hanya milik NYA semata yang tak pernah memilih atau memandang sebelah mata umat-umatnya.
Di dalam keluarga sering terlintas ketidakadilan tersebut. Hanya karena kekurangan dan kesempurnaan yang menjadi faktor paling dominan…
“Bagaimana dok dengan kondisi Airin?” tanya mamah Nina
“Kondisi Airin kini semakin memprihatinkan, satu demi satu organnya melemah…” jawab dokter Briyant
“Lalu apa yang harus kita lakukan untuk menyelamatkan Airin dok…?” lanjut mamah Nina
“Kita terpaksa harus mencari lagi pendonor sum sum tulang belakang yang cocok untuk Airin dan biasanya itu adalah anggota keluarga terdekat Airin…” jelas dokter
Airin hanya bisa terllihat dari ruang ICU yang sangat kritis. Airin memang sejak kecil memiliki fisik yang sangat lemah dan itu membuat dia terlalu mudah untuk jatuh sakit.
“Kenapa harus aku lagi mah, apa kurang cukup semua yang udah aku kasih ke kak Airin…” kata Devi sambil menangis
“Terus siapa lagi yang bisa menyelamatkan kakak kamu kalau bukan kamu dev, apa kamu ndak kasian lihat kakak kamu sekarat seperti itu…?” tegas mamah Nina
“Tapi mah apa harus seluruh organ tubuhku ini aku kasih ke kak Airin? Mau sampai kapan mah, apa sampai organ di tubuh aku ini habis menggantikan organ-organ kak Airin…?” jawab Devi
“Mamah bicara seperti ini bukan semata meminta persetujuan dari kamu tapi untuk mengingatkan kamu untuk bersiap, karena operasi itu akan di lakukan besok pagi, lebih cepat lebih baik…” tegas mamah Nina lagi tanpa membiarkan Devi untuk berbicara lagi
Akhirnya Devi pun tak bisa menolak kemauan mamah Nina. Tepat pukul 10.00 Wib, ruang operasi menyala tanda operasi akan segera di mulai. 2 jam berlalu dan begitu menegangkan dan akhirnya selesai juga operasi ini dengan sangat lancar. Mamah Nina langsung menemui Airin yang masih belum sadarkan diri.
Dua minggu berlalu dan Airin sudah diperbolehkan pulang. Mamah Nina dengan penuh kasih sayang merawat dan menemani Airin sampai ia pulang tanpa memikirkan sedikit pun Devi yang juga terbaring lemah di rumah sakit.
Perlakuan seperti ini memang sudah terjadi sejak Devi kecil.
Kondisi Airin semakin membaik namun sebaliknya kondisi Devi malah yang semakin memburuk.
“Dev, kamu kok kelihatannya semakin hari semakin pucat, kamu sakit ya Dev…?” tanya Airin yang memang dari tidak mengetahui bahwa pendonor selama ini adalah adik kandungnya sendiri yang sangat dia cintai.
“Ndak apa kok kak, Devi baik-baik aja, sebentar lagi juga sembuh…” jawab Devi yang hanya bisa menahan segala rasa sakitnya
“Syukurlah kalau begitu, kakak sayang sama kamu Dev jadi kakak ndak mau sampai terjadi apa-apa sama kamu..” ulas Airin sambil memeluk Devi
Devi hanya bisa menangis menahan semua yang dia rasakan selama ini.
Berjalan di jembatan yang sepi namun tenang. itulah yang selalu Devi lakukan jika dia sedang sedih. Devi mencurahkan isi hatinya dengan menangis sepuas hatinya di jembatan yang menjadi saksi bagaiman perjalanan hidup Devi yang tak pernah adil kepadanya.
“Kenapa selalu aku ya ALLAH, semua organ di tubuh ku hampir habis untuk menyelamatkan kakak ku Airin. Darah, Ginjal, dan sum-sum tulang belakang aku. Sakit ya ALLAH, apa yang bisa ku perbuat jika semua itu permintaan mamah yang sangat saya sayangi. Jika memang itu membuat mereka semua bahagia, aku ikhlas ya ALLAH bahkan jika nyawa ku pun aku rela. Tapi 1 yang akun pinta pada mu, ijinkan aku di peluk dan di panggil sayang oleh mama ku yang selama ini tak pernah menganggap aku anaknya…” jerit Devi dengan air mata yang tak mampu ia bendung lagi
“Jadi ini alasan kenapa kamu berubah menjadi selemah ini Dev…?” sambung Airin yang ternyata telah mendengarkan semua yang di katakan Devi
“Kak Airi? sejak kapan kakak ada di situ…?” tanya Devi yang gugup menghapus air matanya…
“Aku ndak pernah menyangka kalian semua bisa menyembunyikan semua ini sama aku, aku ndak perlu kalian kasiani. jika aku tau bahwa kamu yang selama ini menjadi pendonor untuk ku, aku lebih baik mati Dev jika harus mengorbankan masa depan kamu…”
“ndak kak, aku ikhlas kok, bahkan aku rela jika harus menukar nyawa aku untuk kakak..” jawab Devi sambil memeluk Airin
“lebih baik aku yang mati Dev, aku sudah ndak berguna lagi…” lanjut Airin semakin lirih dan…
“kak Airin, kak kakak kenapa…?” teriak Devi panik karena Airin pingsan
“Ini semua karena kamu, awas aja kalau terjadi apa-apa dengan kakak kamu, kamu nyang harus tanggung jawab…!” tegas mamah Nina kepada Devi.
“Maaf bu, seharusnya ini tidak terjadi terhadap Airin. karena ini sangat fatal akibatnya. terjadi penyumbatan di pembuluh jantungnya dan ternyata jantung Airin terdapat kelainan. dan harus segera kita lakukan pencakokan jantung…” kata dokter
“biasanya mamah meminta aku untuk memberikan apa pun yang di butuhkan oleh kak Airin tapi kali ini dengan tekad ku sendiri. aku siap menjadi pendonor jantung buat kak Airin. dan aku yakin jantung ku pasti cocok karena selama ini kan seperti itu…” sambung Devi memotong pembicaraan dokter Briyant
mamah Nina kaget mendengar pernyataan dari Devi, spontan mamah Nina memeluk Devi
“mamh ndak nyangka, ternyata ada berlian yang selama ini mamah sia-siakan, mamah minta maaf karena selama ini ndak pernah menganggap kamu ada dan menjadikan kamu robot kakak kamu Airin, tapi…” sambung mamah Nina
“mamah ndak perlu minta maaf gitu, Dev rela kok mah demi kak Airin dan juga kebahagiaan mamah. aku cuma ingin mamah peluk seperti mamah meluk kak Airin dengan segenap kasih sayang mamah…” tutur Devi
“mamah janji sama kamu, mamah akan peluk kamu dengan erat dengan rasa kasih sayang mamah…” jawab mamah Nina
operasi berjaln lancar dan itu merupakan pengorbanan terakhir Devi. dan kini jantung dari seorang anak yang berhati berlian…
ALLAH memberi tempat yang paling indah untuk Devi di sisinya dengan segala kemuliaan hati dan keikhlasannya. Keadilan itu bukan hal yang harus kita miliki karena di setiap pengorbanan yang tulus akan mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya…








.jpg)